Oase  

Pengertian, Manfaat, Keajaiban dan Keutamaan Wudhu

 

Wudhu menurut Syara’ yaitu على الصفح العربة “Menggunakan air suci dan membersihkan keempat anggota badan (wajah, tangan, kepala dan kaki)

Sedangkan menurut Kitab Fathul Muin, yang dimaksud dengan wudhu yaitu “mengoleskan air pada anggota tubuh tertentu karena niat Awal wajib untuk melakukan pencucian bersama dengan awal”.

Dan Dari Abi Hurairah radhiyallahuanhu bahwa Nabi SAW bersabda”Tidak ada shalat bagi orang yang tidak punya wudhu` (HR. Ahmad Abu Daud dan Ibnu Majah).

Wudhu adalah proses kesucian membasuh diri bagian tubuh lima kali sehari. Pembersihan itu sendiri termasuk dua aspek kemurnian; yaitu kebersihan lahiriah berupa membasuh bagian tubuh manusia, dan kebersihan batin karena efek wudhu pada orang.

Lalu apa manfaat wudhu?

Dalam aspek kesehatan bagian-bagian pada wudhu sebagai berikut:

1. Berkumur-berkumur saat mencuci dapat menghilangkan bau mulut

Berkumur saat mencuci akan menghilangkannya secara alami bau mulut. Mencuci mulut dan menggosok gigi, insya Allah mulut segar dan gigi bisa diselamatkan dari berbagai hal penyakit. (Musbikin, 2009).

2 . Istinsyāq (Masukkan air ke dalam hidung dan keluarkan saat membasuh)

Istinsyaq tiga kali saat mencuci menimbulkan kuman dan juga bakteri di lubang hidung keluar. Seperti sebelumnya diketahui bahwa sebagian besar penyakit disebabkan oleh mikroba yang masuk melalui hidung dan tenggorokan, lalu masuk ke dalam tubuh sehingga timbul penyakit. Itu merupakan penemuan medis yang terkandung dalam hikmah istinsyaq dalam berwudhu sehingga hidung bebas dari bakteri, virus dan penyakit.

3. Cuci muka

Membasuh wajah dengan air saat mencuci juga akan mencegah munculnya Jerawat, terkadang muncul secara tiba-tiba dan mungkin tidak ada efek awal. Terutama pada mereka yang memiliki kulit wajah kering dan berminyak.

Dengan begitu membasuh muka dengan air setiap kali h tidak akan merusak kulit wajah, kulit kering dan berminyak hilang dan terbebas dari kotoran (Musbikin, 2009).

Selain itu, wudhu juga mempengaruhi mata, menjadikannya lebih segar dan tidak terasa lelah dan dapat menyembuhkan sakit mata. (Musbikin, 2009)

4. Mencuci tangan

saat mencuci dapat menghilangkan kotoran dari tangan hal ini tentu sangat bermanfaat menghilangkan debu, mikroba atau berbagai bakteri. Karena banyak sekali penyakit “parah” yang sering dialami seseorang, seperti: penyakit kulit sampai diare dimulai dari kotoran di tangan (Musbikin, 2009).

Keuntungan lain dari mencuci tangan sampai siku saat mencuci adalah menghilangkan keringat dari permukaan kulit dan membersihkan kulit dari lemak kelenjar kulit (Musbikin, 2009).

5. Membasuh kepala

Manfaat membasuh kepala yaitu mengurangi tekanan darah tinggi dan sakit kepala. Karena air dingin yang dicuci di wajah atau digosok di kepala dapat membuat kebugaran serta dapat mencegah penyakit sakit kepala dan kelelahan otak. (Musbikin, 2009)

manfaat rambut terutama saat menyapu kepala adalah rambut lebih bersih dan terasa segar. Bahkan saat kita belajar (Musbikin, 2009).

6. Usap kkedua telinga

Mencuci kedua telinga berguna untuk menghilangkan debu yang menempel/puing-puing di udara yang terkumpul dan melekat pada lilin yang dilepaskan dengan telinga. Penumpukan ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran atau bahkan infeksi telinga, yang bila menyebar secara internal dapat membingungkan keseimbangan tubuh (Al-Khuli, 2007).

7. Mencuci kaki

manfaatnya membersihkan ruang antara jari kaki, menghilangkan keringat dan kotoran yang menumpuk di atasnya. Dan mencuci sela-sela jari dengan baik dapat mencegah tumbuhnya jamur dan mencegah reproduksinya (Al-Khuli, 2007). Serta melemaskan otot kaki yang tegang.

Keajaiban dan Keutamaan Wudhu

Dari Abu Hurairah RA berkata:”Bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:”Apabila seorang muslim atau mukmin berwudhu lalu membasuh mukanya,maka keluarlah (diampunilah) dosa-dosa wajahnya dimana ia melihat maksiat dengan matanya bersama air atau akhir dari percikan air,ketika membasuh kedua tangannya,maka diampinilah dosa-dosa tangannya bersama air atau bersama percikan akhir yang terakhir,ketika ia membasuh kedua kakinya,maka diampunilah dosa-dosa kakinya bersama air atau bersama percikan air yang terakhir hingga ia benar-benar bersih dari segala dosa”.(HR Muslim).