Scroll untuk baca artikel
Artikel

Dompet Menipis, Semangat Tak Habis: Perjuangan Mahasiswa Rantau di Akhir Bulan

×

Dompet Menipis, Semangat Tak Habis: Perjuangan Mahasiswa Rantau di Akhir Bulan

Sebarkan artikel ini
Dompet Menipis, Semangat Tak Habis: Perjuangan Mahasiswa Rantau di Akhir Bulan

DEPOKPOS – Seseorang yang melanjutkan pendidikannya sampai keluar dari daerah asalnya atau yang biasa kita sebut sebagai perantau memiliki keinginan untuk belajar yang perlu kita apresiasi karena untuk membuat keputusan ingin merantau sangatlah berat apalagi dihadapkan dengan banyaknya persoalan persoalan perantau yang terdengar luas dimasyarakat.

Persoalan anak rantau bagi sebagian individu pasti berbeda, tapi ada juga persoalan anak rantau yang pasti dihadapi oleh mereka saat merantau, contohnya adalah homesick, serta persoalan ekonomi. Kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai persoalan ekonomi yang dialami oleh mahasiswa rantau terutama pada saat akhir bulan datang, dimana biasanya akhir bulan uang kiriman dari orang tua sudah mulai menipis atau bahkan sudah habis.

Mahasiswa rantau pasti pernah, atau bahkan sering mengalami persoalan ekonomi pada masa akhir bulan, apalagi jika masih merupakan mahasiswa baru yang baru pertama kalinya merantau dan belum bisa mbegatur keuangan dengan baik.

Hal ini biasanya disebabkan oleh banyaknya keperluan yang harus dipersiapkan untuk memulai masa kuliah atau tahun ajaran baru, untuk mahasiswa baru sendiri pasti belum terbiasa dengan perantauan dan tidak mengatur pengeluarannya, sedangkan untuk mahasiswa lama biasanya sudah dapat menanggulangi masalah pada akhir bulan tapi pasti ada beberapa faktor yang membuat mereka terpaksa mengambil jatah uang yang telah mereka kelola dengan baik.

Memangnya dampaknya apa sih masalah ekonomi pada mahasiswa rantau di akhir bulan ini? Jawabannya banyak sekali dampak yang terjadi baik dampak positif maupun dampak negatifnya, apalagi saat kuliah ini masih masa masa peralihan dari remaja ke dewasa yang menyebabkan sulitnya melakukan kontrol diri sendiri. Mari bahas dampak negatif dan juga positif dari persoalan ekonomi mahasiswa rantau di akhir bulan ini.

Dampak Negatif yang Sering Dialami Mahasiswa Rantau di Akhir Bulan :

1. Kesehatan Fisik Terancam:

a. Muncul atau kambuhnya penyakit asam lambung akibat tidak makan teratur selama berhari-hari karena kehabisan uang.
b. Mengandalkan obat-obatan untuk mengatasi gangguan kesehatan, yang tidak baik jika dikonsumsi terus-menerus.

2. Masalah Keuangan:

a. Terlilit hutang dengan teman atau pihak lain.
b. Terjebak dalam pinjaman online (pinjol) dengan bunga tinggi.
c. Kesulitan membayar hutang sehingga memicu perilaku gali lubang tutup lubang.

3. Dampak Psikologis:

a. Merasa insecure karena takut dipandang rendah oleh orang lain akibat ketidakmampuan membayar atau berkontribusi dalam iuran.
b. Gangguan mental seperti stres yang muncul akibat perasaan tidak cukup baik atau merasa dirinya buruk.
c. Risiko percobaan bunuh diri akibat tekanan mental yang berlebihan.

Solusi dan Pencegahan Untuk mengurangi dampak tersebut, diperlukan:

1. Manajemen keuangan yang baik oleh mahasiswa.
2. Komunikasi yang lancar dengan orang tua terkait kebutuhan keuangan.
3. Edukasi tentang pinjaman online untuk mencegah terjebak utang.
4. Dukungan emosional dari keluarga, teman, dan lembaga kampus.

Dampak Positif yang Dapat Dialami Mahasiswa Rantau di Akhir Bulan :

1. Kemampuan Manajemen Keuangan:

1.1 Mahasiswa belajar mengatur pengeluaran dengan lebih bijak berdasarkan pengalaman yang telah mereka lalui.
1.2 Kesadaran pentingnya memprioritaskan kebutuhan utama dibandingkan keinginan.

2. Peningkatan Produktivitas:

2.1 Mahasiswa lebih aktif dan produktif dengan mengikuti berbagai kegiatan, seperti seminar atau acara lain, meskipun tujuannya untuk mendapatkan konsumsi gratis.
2.2 Kesempatan untuk menambah pengetahuan dan jaringan melalui aktivitas-aktivitas tersebut.

3. Kebiasaan Menabung:

3.1 Mahasiswa mulai menabung untuk mengantisipasi pengeluaran tak terduga atau keadaan darurat.
3.2 Menanamkan kebiasaan hidup hemat untuk jangka panjang.

Akhir bulan sering menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa rantau, terutama dalam mengelola keuangan dan menjaga semangat. Namun, dengan perencanaan yang baik dan kebiasaan positif, masa-masa sulit ini bisa diatasi.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu mahasiswa rantau tetap semangat di akhir bulan:

1. Buat Anggaran Bulanan:

a. Susun anggaran untuk memantau kondisi keuangan dan memprioritaskan kebutuhan utama.
b. Pastikan dana dialokasikan dengan jelas untuk setiap keperluan.

2. Masak dan Cuci Sendiri:

a. Memasak sendiri dapat menghemat pengeluaran sekaligus memastikan kebersihan makanan.
b. Cuci baju sendiri agar tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk laundry.

3. Cari Pekerjaan Sampingan:

a. Pilih pekerjaan sampingan yang tidak mengganggu jadwal kuliah untuk menambah penghasilan.
b. Gunakan pengalaman ini sebagai persiapan menghadapi dunia kerja di masa depan.

4. Hindari Perilaku Boros dan Gengsi:

a. Tetap hidup sederhana dan hindari pengeluaran yang tidak perlu.
b. Jangan biarkan rasa gengsi membuat Anda boros atau bahkan berutang.

Walaupun diterjang banyak masalah ekonomi yang terjadi pada akhir bulan, mahasiswa rantau masih dapat melewati masa akhir bulan dengan senang apabila mengikuti tips yang telah saya bagikan, dan juga apabila mahasiswa rantau dapat mengontrol diri sendiri agar tidak terjadi hal hal negatif yang telah saya sampaikan.

Tio Bayu Permana
Mahasiswa Prodi S1 Psikologi Universitas Sebelas Maret