Oase  

Kajian: Tuluskah Kita Mencintai Rasulullah?

DEPOK – Pengelola Kuttab Khulafaur Rasyidin Depok, ustadzah Rusmini mengungkapkan tolak ukur kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW. “Ada beberapa hal penting yang menjadi tolok ukur dalam menilai kecintaan kita terhadap Rasulullah shalallahu alaihi wassalam.”

“Pertama, penghormatan. Menghormati nabi Muhammad Saw dengan cara mengikuti ajaran Islam yang beliau bawa dalam seluruh aspek kehidupan,” ungkapnya dalam Kajian Muslimah Refleksi Maulid Nabi: Tuluskah Kita Mencintai Nabi Saw?, Ahad (01/10/2023) di Masjid Al-Ikhlas Parung Bingung, Depok.

BACA JUGA:  Tips Mudah Menghafal Al-Qur'an

Kedua, pengetahuan tentang kehidupan nabi Muhammad Saw. “Untuk benar benar mencintai nabi, penting bagi umat muslim untuk memperoleh pengetahuan yang cukup tentang kehidupan nabi Muhammad Saw. Caranya bisa dengan mempelajari sirah atau hadist secara konsisten,” bebernya di hadapan sekitar 80 muslimah yang hadir.

Ketiga, rasa cinta yang tulus. “Rasa cinta yang tulus kepada Rasulullah bukan hanya dinyatakan dengan kata-kata, tetapi juga diekspresikan melalui tindakan yang nyata sesuai syariat Islam yang beliau bawa. Itulah cara terbaik kita mengekspresikan cinta tulus kepada nabi Muhammad Saw,” jelasnya.

BACA JUGA:  Tips Mudah Menghafal Al-Qur'an

“Saat ini umat islam begitu antusias dengan perayaan maulid Nabi Muhammad. Namun di saat yang sama, ada sebagian dari umat Islam sering tak berbeda sikapnya dengan Abu Lahab, yang gembira atas kelahiran Rasulullah, namun menolak syariat yang dibawa oleh beliau dengan berbagai alasan,bahkan terang-terangan menentang sebagian ajaran dan syariah yang Rasulullah bawa. Apakah ini bisa dikatakan mencintai Rasulullah dengan tulus? Tentu tidak,”pungkasnya. [Farah]

BACA JUGA:  Tips Mudah Menghafal Al-Qur'an