oleh

Suka Malas Sarapan? Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Sebelum memulai aktivitas, sudah seharusnya di awali dengan sarapan. Karena sarapan dapat menjadi sumber tenaga untuk kita menjalani aktifitas. Setelah terbangun dari tidur malam yang panjang, tentunya perut akan kosong dan membuat kita merasa lapar dan lemas. Maka dari itu, sarapan sangat penting untuk kesehatan tubuh dan kelancaran aktifitas kita seharian.

Apakah kalian tahu bahwa tidak sarapan dapat menyebabkan diabetes, khususnya perempuan? Menurut penelitian dari Harvard, perempuan yang tidak sarapan secara rutin 20% lebih beresiko mengalami diabetes tipe II. Hal tersebut dikarenakan tidak sarapan dapat mengacaukan kadar gula dalam darah.

Selain dapat menyebabkan diabetes, kacaunya kadar gula dalam darah akibat tidak sarapan juga berpengaruh pada otak, khususnya pada fungsi kognitif otak yang berujung pada melambatnya kinerja otak. Siapa sangka bahwa melewatkan sarapan akan berdampak pada kinerja otak?

BACA JUGA:  Mengenal Lebih Jauh Bahaya Rokok, dari Impotensi hingga Stroke

Lebih parah dari itu, melewatkan sarapan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Menurut sebuah studi yang dilakukan di Harvard University, pria yang melewatkan sarapan berisiko 27% lebih tinggi terkena serangan jantung. hal tersebut disebabkan karena tubuh bekerja lebih keras dari pada seseorang yang melakukan sarapan, sehingga menyebabkan berubahnya metabolisme tubuh yang berujung pada penumpukan plak di arteri. Hal tersebutlah yang meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

BACA JUGA:  Bagaimana Peran Pemerintah dalam Menangani Kesehatan Mental di Indonesia?

Hindarilah kebiasaan melewatkan sarapan. Sempatkanlah waktu untuk sarapan. Karena sarapan dapat mendatangkan berbagai manfaat untuk tubuh kita, seperti menjaga konsentrasi, menyegarkan otak, mencegah penyakit maag, menambah nutrisi dan meningkatkan energi tubuh dan masih banyak lagi. (Fuad Rahmat))

Komentar

Berita lainnya