Buah Bit kaya akan nutrisi seperti serat, folat, mangan, zat besi, kalium, dan vitamin C
DEPOKPOS – Buah bit, atau dikenal juga sebagai umbi bit, adalah sayuran akar yang berwarna merah keunguan, dan memiliki rasa manis alami.
Buah bit ini sebenarnya tanaman umbi-umbian yang tumbuh dalam tanah, meskipun banyak sekali orang yang menyebutnya bit adalah buah.
Buah Bit kaya akan nutrisi seperti serat, folat, mangan, zat besi, kalium, dan vitamin c seperti menurunkan tekanan darah, meningkatkan stamina, dan mampu mengendalikan kadar gula.
Kalau kita lihat buah bit ini hampir sama dengan lobak ya, karena bentuk, dan warna yang sama.
Nah, ternyata bit ini kaya akan manfaatnya, seperti:
⦁ Menurunkan tekanan darah:
Kandungan dalam bit ini dapat membantu kita melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.
⦁ Meningkatkan stamina
Bit dalam meningkatkan efisiensi penggunaan oksigen dalam tubuh, yang berdampak positif pada stamina dan perfoma fisik.
⦁ Mengendalikan kadar gula darah
Bit mengandung senyawa kimia yang membantu mengatur glukosa dan insulin dalam tubuh, bermanfaat bagi penderita diabetes.
⦁ Mencegah anemia
Kandungan dari bit ini dapat membantu kita meningkatkan kadar gula hemoglobin darah.
⦁ Meningkatkan fungsi otak
Ada beberapa peneliti yang menunjukkan bahwa bit ini dapat meningkatkan aliran darah ke otak yang lebih baik.
⦁ Mencegah kanker
Kandungan dari antioksidan dalam bit ini membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel dan mencegah kanker.
Setelah kita membaca manfaat dari buah bit ini, apakah sudah tau cara mengkonsumsinya? Beginilah caranya:
⦁ Bisa dibuat menjadi jus, banyak sekali yang membuat bit menjadi jus karena rasanya menjadi segar.
⦁ Dibuat menjadi salad, dengan cara bit di parut dan diiris tipis lalu di tambahkan ke dalam salad.
⦁ Dikukus atau di panggang untuk dinikmati sebagai hidangan pendamping.
⦁ Bisa juga saat memasak sup, buah bit ini bisa di campurkan untuk menambah rasa dan nutrisi.
Dan mengkonsumsi buah bit harus dalam jumlah yang cukup, karena jika mengkonsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping tertentu.
Ika Komalasari
Mahasiswa Universitas Pamulang

