Peran Bimbingan Konseling Islam dalam Menangani Kecemasan

Peran Bimbingan Konseling Islam dalam Pengendalian Kecemasan

DEPOKPOS – Salah satu emosi paling umum yang dialami oleh manusia adalah kecemasan. Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, baik yang sebenarnya maupun yang dibayangkan. Dalam kasus yang wajar, kecemasan dapat menjadi dorongan untuk mencapai tujuan, tetapi kecemasan yang berlebihan dapat menjadi gangguan psikologis yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Apabila manusia telah kehilangan makna dalam hidupnya hal itu akan menjadi penyebab timbulnya kecemasan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Yudianti (2022), faktor penyebab kecemasan yaitu, yang pertama, cara berpikir, individu belum bisa mengontrol pikirannya dan tidak mampu berpikir dengan logis ketika dalam keadaan dan perasaan yang tidak nyaman sehingga membuat sulit mengambil sebuah keputusan. Yang kedua, fokus perhatian, ketika di situasi sosial individu sulit untuk fokus dan tidak bisa membagi perhatian dalam kurun waktu yang bersamaan karena kurangnya kenyamanan dalam kondisi tersebut.

Perasaan kurang nyaman dikarenakan khawatir terhadap orang lain yang menilai dirinya dan yang dikerjakannya. Yang ketiga, konteks evaluasi, manusia merasa cemas pada penilaian yang berlebihan dari orang lain kepada dirinya. Menurut Musfir (2005) kecemasan dalam sudut pandang agama merupakan keadaan mental yang berseberangan dengan tujuan beragama, yakni memberikan ketenangan jiwa

BACA JUGA:  Pengertian Wirausaha, Unsur dan Contohnya

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menangani kecemasan adalah bimbingan dan konseling Islam, yang berakar pada nilai-nilai Islam. Nilai-nilai ini dapat memberikan ketenangan dan harapan kepada individu yang mengalami kecemasan.

Kecemasan, juga dikenal sebagai kecemasan, merupakan bagian dari kondisi hidup (Nelson-Jones, 1995:138), artinya kecemasan ada pada setiap orang. Menurut Barlow (2002: 38: 39) kecemasan terkait dengan konsep diri atau kepribadian, ciri atau sifat ini mengacu pada kecenderungan untuk bertindak dengan penuh perhatian dalam situasi tertentu secara berkala atau dalam situasi lain.

Tujuan dan Fungsi Bimbingan dan Konseling Islam Jika dilihat dari manfaatnya, bimbingan dan konseling Islam memiliki empat fungsi, yaitu:

1) Fungsi pencegahan: membantu orang menghindari atau mencegah masalah muncul.

BACA JUGA:  Budaya Bisnis di Indonesia

2) Fungsi kuratif atau korektif: membantu orang memecahkan masalah yang mereka hadapi atau alami.

3) Fungsi preservatif: membantu orang menjaga agar situasi dan kondisi yang semula tidak baik (mengandung masalah) kembali menjadi baik (terpecahkan) dan kemudian menjadi baik (menimbulkan masalah lagi). 4) Fungsi pengembangan: membantu orang mempertahankan dan mengembangkan situasi dan kondisi yang telah baik agar tetap baik.

Faktor Penyebab Kecemasan: Beberapa hal dapat menyebabkan kecemasan, baik internal maupun eksternal. Lingkungan tempat seseorang tinggal memengaruhi cara mereka melihat diri mereka sendiri dan orang lain (Ramaiah, 2003). Ini terjadi karena seseorang mengalami pengalaman dan peristiwa yang tidak menyenangkan dengan teman, keluarga, atau teman kerja. sampai seseorang merasa tidak aman dengan sekitarnya.

Peran Bimbingan Konseling Islam dalam Pengendalian Kecemasan

Salah satu emosi paling umum yang dialami oleh manusia adalah kecemasan. Meskipun kecemasan dapat bersifat normal dan wajar, jika berlebihan dapat menjadi gangguan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Stres, trauma, atau kondisi medis tertentu adalah beberapa penyebab kecemasan.

BACA JUGA:  Membangun Kebiasaan Membaca di Era Digital

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menangani kecemasan adalah bimbingan konseling Islam, yang berpusat pada pembangunan fitrah manusia agar mereka mampu beradaptasi dengan lingkungan dan menghadapi berbagai tantangan hidup.

Bimbingan konseling Islam dapat membantu menangani kecemasan dengan beberapa cara, seperti:

Membantu orang memahami hakikat kecemasan Bimbingan konseling Islam membantu orang memahami kecemasan sebagai emosi normal yang dialami oleh semua orang. Mereka juga akan diajarkan bahwa banyak faktor, baik internal maupun eksternal, dapat menyebabkan kecemasan.

Membantu orang mengembangkan pola pikir positif dalam menghadapi kecemasan Bimbingan konseling Islam membantu orang mengembangkan pola pikir positif. Individu diajarkan untuk melihat kecemasan sebagai suatu tantangan yang dapat diatasi. Mereka juga diajarkan untuk tidak membiarkan kecemasan menguasai pikiran dan tindakan mereka, serta untuk fokus pada solusi.