Health  

Empat Strategi Efektif untuk Mengatasi Kelelahan Kerja

Kelelahan dapat mempengaruhi semua orang terlepas dari keterampilan, pengetahuan, dan juga pelatihan yang pernah dilakukannya

DEPOKPOS – Kelelahan atau fatigue adalah kondisi kelelahan yang terjadi pada seseorang, baik itu secara mental, fisik, ataupun emosional yang berkepanjangan. Dalam konteks kerja, menurut Safe Work Australia, kelelahan merupakan keadaan kelelahan mental ataupun fisik yang mengurangi kemampuan seseorang untuk bekerja secara aman dan efektif.

Kelelahan dapat menyebabkan seseorang mengalami penurunan konsentrasi, motivasi, atensi, serta kewaspadaan yang kemudian dapat berpengaruh pada produktivitas, bahkan dapat berujung pada terjadinya kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan.

Kelelahan dapat mempengaruhi semua orang terlepas dari keterampilan, pengetahuan, dan juga pelatihan yang pernah dilakukannya. Kelelahan memiliki pengaruh langsung pada kemampuan fisik dan mental banyak orang yang diperlukan untuk melakukan tugas yang sederhana sekalipun. Kelelahan dapat menyebabkan berbagai gejala fisik, mental dan emosional.

Gejala yang dapat timbul di antaranya adalah mengantuk, sakit kepala, otot yang terasa sakit atau pegal, serta refleks dan respons yang melambat. Kelelahan juga dapat mempengaruhi aspek mental, seperti mudah marah, kehilangan nafsu makan, dan masalah ingatan jangka pendek. Konsentrasi yang buruk, berkurangnya kemampuan untuk memperhatikan situasi yang dihadapi, dan motivasi yang rendah juga dapat menjadi dampak dari kelelahan yang berkelanjutan.

Faktor penyebab dari kelelahan beragam. Kelelahan dapat disebabkan oleh faktor organisasi atau tempat kerja, faktor pekerjaan, hingga faktor individu. Faktor-faktor ini dapat saling terkait dan mungkin memiliki efek kumulatif terhadap kelelahan akibat kerja (WorkSafe Victoria, 2020). Oleh sebab itu, dalam mengatasi masalah kelelahan di tempat kerja diperlukan kontribusi dari perusahaan dan juga dari pekerja sendiri.

Menurut BetterHealth Channel, ada empat strategi efektif yang dapat Anda lakukan sebagai pekerja untuk mengatasi kelelahan:

Tingkatkan Kualitas Tidur

Tidur yang cukup adalah kunci untuk menjaga kualitas hidup yang baik. Beberapa anjuran yang dapat membantu Anda mendapatkan tidur malam yang nyenyak meliputi menjaga jadwal tidur yang konsisten, yaitu tidur dan bangun di pagi hari pada waktu yang sama setiap hari.

Hindari tidur siang sepanjang hari dan coba mandi atau berendam dengan air hangat sebelum tidur untuk memberikan sensasi relaksasi. Selain itu, batasi konsumsi kafein Anda, terutama di malam hari. Cobalah untuk membatasi konsumsi minuman berkafein dan hindari minuman berkafein setelah makan malam.

Untuk mengatasi stres dan kecemasan yang sering menjadi penyebab insomnia, pelajari cara untuk rileks sebelum tidur. Anda dapat mencoba berbagai teknik relaksasi, seperti membayangkan pemandangan yang menenangkan, fokus pada pernapasan, atau dalam hati mengulangi frasa yang menenangkan.

Sebaiknya hindari penggunaan obat tidur, karena penggunaan obat tidur bukanlah solusi jangka panjang. Obat tidur hanya memberikan bantuan sementara tanpa mengatasi akar masalah insomnia.

Perhatikan pola makan

Untuk mendapatkan energi maksimal dalam kehidupan sehari-hari, penting untuk mengadopsi pola makan yang sehat. Salah satu kunci utama adalah dengan memastikan Anda mendapatkan cukup cairan dengan minum air secara teratur sepanjang hari.

Dehidrasi ringan dapat menjadi penyebab rasa lelah, jadi pastikan Anda selalu terhidrasi dengan baik. Selain itu, perhatikan konsumsi kafein Anda. Berhenti mengonsumsi kafein secara bertahap dapat membantu mengurangi kecanduan kafein dan memungkinkan Anda untuk mengukur sejauh mana kafein memengaruhi tingkat energi Anda.

Cobalah juga untuk sarapan dengan makanan berenergi seperti sereal atau roti gandum, yang dapat meningkatkan metabolisme dan memberikan energi.

Penting juga untuk tidak melewatkan waktu makan dan usahakan untuk makan secara teratur. Hal ini dapat membantu menjaga tingkat energi Anda sepanjang hari dan mencegah penurunan gula darah yang dapat menyebabkan rasa lelah.