Scroll untuk baca artikel
Nasional

Getok Parkir Motor Rp150 Ribu, Berujung Kehilangan Pekerjaan

×

Getok Parkir Motor Rp150 Ribu, Berujung Kehilangan Pekerjaan

Sebarkan artikel ini

Pihak kafe, BAKED menegaskan bahwa tempat mereka tidak dikenakan tarif parkir

Getok Parkir Motor Rp150 Ribu, Berujung Kehilangan Pekerjaan

JAKARTA – Seorang petugas keamanan kafe di kawasan Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan viral di media sosial karena meminta uang parkir Rp 150.000 kepada pengendara motor gede.

Seorang kreator konten bernama Bryan membagikan ceritanya, dan menimbulkan kecaman warganet.

Buntutnya, petugas keamanan di sana diberhentikan, begitu pula dengan petugas keamanan lainnya. Pihak kafe, BAKED menegaskan bahwa tempat mereka tidak dikenakan tarif parkir.

Getok parkir motor 150 ribu

Seorang kreator konten, Bryan, membagikan ceritanya saat digetok biaya parkir dengan nilai besar di kafe Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pada video unggahannya, Bryan yang sedang menarik sepeda motor temannya.

Lalu datanglah petugas keamanan berseragam hitam itu, ikut mendorong sepeda moge.

Kata Bryan, dia diminta membayar parkir sebesar Rp 150.000 untuk satu kendaraan.

Jadi di sini gue diminta parkir Rp 150.000. Yang pertama, gue tarik motor teman gue sendiri. Dia datang, dan ya sama sekali tidak membantu ya. Dan yap, dia langsung nagih ke goa,” kata Bryan dalam video unggahannya, dikutip Selasa (29/9/2026).

Bryan mencoba bernegosiasi dengan sekuriti tersebut, dengan menawarkan tarif hanya sebesar Rp 50.000 rupiah. Mereka tampak berdebat cukup lama.

Kemudian Bryan mengeluarkan uang tunai Rp 50.000 dari dompetnya. Dia menyerahkan uang itu pada sekuriti. “Mau enggak? Kalau enggak mau saya ambil,” kata Bryan kepada sekuriti itu.

Mereka sempat berdebat lagi sampai akhirnya sekuriti itu pergi membawa uang yang diberikan Bryan.

Setelah kejadian itu viral di media sosial, petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan pun mendatangi lokasi untuk mencari sekuriti tersebut.

Menindaklanjuti praktik parkir ini, pihak kafe, BAKED Gunawarman, menyebutkan bahwa sekuriti yang meminta uang Rp 150.000 sudah diberhentikan.

Pihak manajemen menegaskan bahwa sekuriti di sekitar bukan dipekerjakan oleh mereka.

Namun, oleh karena kejadian itu bertempat di sekitar kafe, mereka pun mengambil tindak lanjut tersebut.

“Kami mengonfirmasi bahwa security yang bersangkutan sudah tidak bertugas lagi di BAKED. Gunawarman,” kata pihak kafe saat, dikutip Kompas, Selasa (29/9/2026).

Menurut pihak kafe, petugas keamanan tersebut dikelola oleh perusahaan eksternal. Pihak BAKED menegaskan bahwa area kafe tidak dikenakan biaya parkir.

“Kami juga ingin memperjelas satu hal, bahwa parkir di BAKED gratis. Biaya yang dikenakan Rp 150.000 itu bukan biaya yang ditetapkan atau disetujui oleh kami,” pungkasnya.