Apakah Wanita Perlu Belajar Bela Diri?

Bela diri adalah seni bertarung. Olahraga yang bertujuan untuk bertahan dan melindungi diri sendiri terhadap serangan dari lawan secara fisik. Ketika kita belajar bela diri, secara tidak langsung kita dapat mengolah tubuh supaya tetap sehat. Dalam buku Jago Bela Diri (2020) oleh Muhammad Syahrial, bela diri adalah perpaduan aktivitas fisik dengan unsur seni, teknik membela diri, olahraga, serta olah batin.

Mengapa wanita sering kali menjadi korban dari kejahatan?. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor. Salah satu faktornya adalah masyarakat masih menganut ajaran patriarki. Yaitu budaya yang di mana menempatkan status laki-laki lebih tinggi perempuan. Wanita dianggap manusia yang lemah yang tak berdaya daripada laki-laki. Padahal nyatanya tidak semua benar. Dengan belajar bela diri kepekaan dan insting manusia akan meningkat. Kewaspadaan yang terjadi secara refleks dengan lingkungan sekitar terutama saat situasi mengancam. Kepekaan dan kewaspadaan tersebut dapat membuat wanita bertindak lebih cepat saat ada seseorang yang menghampirinya.

Dalam bela diri terdapat teknik di tingkat dasar seperti kuda-kuda, tendangan, pukulan, dan tangkisan. Adapun macam- macam bela diri dari berbagai negara, yaitu:

BACA JUGA:  Pengembangan UMKM di Era Digital: Tantangan dan Peluang

⦁ Pencak Silat. Pencak silat atau biasa disebut silat merupakan seni bela diri yang berasal dari negara kita yaitu Indonesia. Pencak silat ini lebih menggunakan pukulan dan tangkisan
⦁ Taekwondo. Yaitu seni bela diri yang berasal dari Korea Selatan. Bela diri taekwondo, lebih banyak menggunakan tendangan.
⦁ Karate. Yaitu bela diri yang berasal dari Jepang. Karate merupakan teknik bela diri tanpa senjata atau menggunakan tangan kosong dan juga menggunakan kaki.
⦁ Tarung Derajat adalah olahraga bela diri penggunaan dari latihan kompleks otot, otak dan hati nurani. Tarung derajat memiliki pola perlawanan dan pertahanan diri teknik praktis, taktik dan strategi untuk bertahan atau menyerang efektif dalam pertahanan diri.
⦁ Boxing/Tinju adalah olahraga dan seni bela diri di mana mempertahankan diri dengan meninju atau memukul dengan tangan dengan kekuatan otot yang baik.
⦁ Muay Thai adalah olahraga dan seni bela diri yang berasal dari Thailand. Muay Thai telah digunakan oleh organisasi militer sejak zaman Kerajaan Sukhothai pada abad ke-13.

BACA JUGA:  Dampak Penggunaan AI Terhadap Semangat Belajar Mahasiswa

Manfaat bela diri

⦁ Meningkatkan fleksibilitas tubuh.
Orang yang berolahraga secara teratur, terutama peregangan dan pemanasan pasti akan meningkatkan kelenturannya. Saat sedang berlatih bela diri pada umumnya akan melakukan peregangan otot supaya saat melakukan gerakan teknik bela diri, anggota tubuh tidak merasakan sakit atau cidera.

⦁ Rasa percaya diri meningkat. Pendidikan mental dan rasa percaya diri akan berkembang dalam proses pembelajaran saat melakukan aktivitas bela diri. Karena ketika seseorang merasa dirinya memiliki kemampuan, ia akan merasa lebih percaya diri.

⦁ Gaya hidup sehat.
Karena dengan bela diri dapat membiasakan diri dengan situasi agar tidak menjadi manja. Membuat Anda akan menjadi orang yang lebih disiplin, yang lambat laun akan tertanam dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini karena saat mengikuti bela diri, Anda akan berlatih secara rutin dan Anda dapat belajar mengatur dan membagi waktu dengan kegiatan lain. Serta waktu senggang dapat terisi kegiatan yang positif.

BACA JUGA:  Pengembangan UMKM di Era Digital: Tantangan dan Peluang

⦁ Mengukir prestasi.
Bela diri juga sebagai cabang olahraga yang dapat dilombakan. Ketika seseorang giat berlatih dan bersungguh-sungguh untuk menjadi atlet, maka ia akan diikutkan lomba mulai dari tingkat daerah hingga tingkat internasional.

⦁ Memperbaiki mood.
Karena di dalam tubuh manusia ketika berolahraga hormon endorfin aktif dan memiliki efek yang sama dengan morfin. Euforia pasca latihan membuat kita merasa lebih energik, bersemangat, dan bahagia. Serta tidak menimbulkan stress.

⦁ Terbentuk postur tubuh yang seimbang.
Saat sudah rutin berlatih bela diri, biasanya tubuh akan membentuk postur yang baik. Karena pola makan diatur dan harus makan makanan yang sehat. Serta lemak jahat akan terbakar dengan sendirinya. Dengan demikian secara tidak langsung Anda memiliki postur tubuh yang baik.

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di DepokPos? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818

Pos terkait