Dampak Pemakaian HP Berlebih bagi Kesehatan Tubuh dan Mata

DEPOK POS – Tentu sobat sekalian tidak akan luput dan pastinya memiliki hp yang begitu canggih. Dan semuanya memiliki berbagai daya tarik bagi orang yang menggunakan, hingga mereka memakainya secara berlebihan. Maka ini membuat para pengguna hp lupa akan akibat penggunaannya, apalagi bila terlalu lama. Terutama efeknya bagi kesehatan mata dan anggota tubuh lainnya.

Sulit pastinya ketika kita sudah terbiasa memanfaatkan hp hingga sebelum tidur pun sempat mengeceknya, walaupun tidak ada tujuan tertentu. Apalagi di keadaan gelap pula. Hal ini tentunya tidak baik jika dilakukan terus-menerus. Mengapa? Karena cahaya biru yang dipancarkan oleh hp yang asalnya berguna untuk membuatpengguna dapat melihat layarnya dengan nyaman di bawah sinar matahari. Tetapi ketika di dalam penggunaan di ruang gelap, cahaya hp yang terlalu terang itu justru tidak baik untuk kesehatanbdan berbahaya bagi tubuh kita. Maka kawan-kawan, berikut ini ada beberapa hal yang berbahaya bila kita mengoperasikan hp sebelum kita menjelang tidur, yang berefek tidak baik bagi tubuh kita masing-masing:

Kelelahan Otak

Biasanya yang terjadi adalah ketika liburan, intensitas bermain hp kita meninggi sampai kadang membuat kita lupa waktu dan melewatkan jam tidur. Hal tersebut membuat otak kita menjadi lelah. Dan untuk hari berikutnya, kita semua akan kesulitan untuk belajar begitu juga bekerja. Diakibatkan otak yang masih lelah untuk beraktivitas.

Kerusakan Mata

Hal ini juga merupakan salah satu akibat dan kerusakan yang cukup sering terjadi. Dikarenakan kita terlalu lama menatap layar hp dan terpapar cahaya biru darinya, maka akan berefek dan membuat retina mata menjadi tegang. Bahkan beberapa peneliti menyebutkan jika paparan cahaya yang terpapar itu terlalu banyak, dapat mengakibatkan orang yang terkena akan hal itu rawan akan gangguan mat. Dalam hal ini adalah penyakit katarak.

Obesitas

Kurangnya tidur kita juga akan bisa menyebabkan terganggunya hormon lain yang mengendalikan rasa lapar dan haus. Semakin sering kita terjaga hingga larut malam, maka hormon itu akan berupaya untuk selalu memberikan sinyal pa da tubuh untuk menambah energi, dengan munculnya rasa lapar. Ma ka hal demikian berkaitan dengan seringnya kita makan di jam yang sudah terlampau malam. Sehingga nantinya berujung pada obesitas atau masalah berat badan.

Gangguan Saraf Kebiasaan kita ketika meng gunakan hp sebelum tidur hingga menyebabkan kurangnya wak tu tidur, akan membuat neurotoxin me ningkat. Bila hal ini terjadi, maka akan berakibat yang merugikan tubuh. Hingga akhirnya menyebabkan akan sulit untuk mendapatkan tidur yang nyenyak dan berkualitas. Selain itu, dan tentu saja bahaya menggunakan hp sebelum tidur ini bisa berakibat ke penyakit serius lainnya.

Depresi

Melatonin merupakan hormon yang diproduksi tubuh untuk memberikan tidur yang nyenyak. Tetapi jika melatonin sudah ter ganggu tentunya akan menye babkan kurang tidur. Bahaya ber main hp sebelum tidur ini tentunya dapat menyebabkan dep resi jika terlalu sering kurang tidur.

Hal ini disebabkan karena pada waktu malam, otak akan siap beristirahat dan memproduksi Me latonin. Tetapi dengan adanya caha ya yang ditangkap oleh mata, mem buat otak menjadi bingung dan berhenti memproduksi Melatonin.

Efek ini membuat kita susah tidur (insomnia) dan sulit untuk mendapatkan tidur yang berkua litas. Jika hal-hal ini terus-menerus dilakukan maka dapat mengakibat kan masalah serius lainnya, seperti yang telah disebutkan di atas.

Nah, oleh karena itu kita untuk mencegah hal-hal buruk itu terjadi, kita harus bisa mengatur waktu dalam menggunakan hp secara dewasa dan bijak. Agar kita terhindar dari lima ba haya bagi tubuh kita dan mata kita. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan kesadaran kita semua untuk bisa memanfa atkan hp seperlunya saja, serta sesuai kebutuhan dan tidak berlebih-lebihan. Dan semoga kita sadar pada garis batasan-batasan menggunakan hp sehingga kita bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan smartphone canggih kita.

Zulfa Mazidah, Mahasiswa STEI SEBI

Pos terkait