Insomnia
DEPOK POS – Pasti sebagian orang di penjuru dunia ini pernah mengalami insomnia, terlebih saat pandemi seperti ini. Karena kebanyakan orang hanya melakukan aktivitas dan mengerjakan tugas hanya dari rumah (work from home).
Tugas yang di dapat per individu juga diperbanyak, sehingga banyak orang yang mengalami kesulitan atau keterbatasan saat mengerjakan tugas yang menyebabkan stress lalu insomnia, Lalu apa arti insomnia itu sendiri? Insomnia yaitu kesulitan saat memasuki waktu tidur, tidak dapat mempertahankan tidur atau waktu tidur yang tidak cukup (Kaplan dan Sadock, 1998: 315).
Pasti setiap orang sesekali mengalami kesulitan tidur atau insomnia lalu esok paginya sangat berpengaruh terhadap suasana hati. Karena pola tidur yang tidak sehat dan kesehatan mental seseorang memiliki hubungan erat.
Efek Insomnia
Efek Insomnia
Apabila seseorang mengalami pola tidur yang berantakan maka sangat berpengaruh terhadap rangsangan emosional karena menghambat proses pengaturan kinerja emosional dalam tubuh yang akan memicu emosi dalam diri seperti kecemasaan, kemarahan dan kesedihan.
Efek lainnya adalah menjadi tidak sabaran, gelisah, lebih cepat marah dan depresi. Maka dari itu kebiasaan insomnia sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental.
Bayangkan orang – orang yang mengalami insomnia dengan waktu jangka panjang (kronis), apabila kesehatan mentalnya baik maka tidak menunjukan gangguan dalam tidur, begitu sebaliknya. Apabila insomnia sudah berlangsung terus – menerus segera konsultasi karena sangat berpengaruh terhadap aktivitas sehari – hari.
Penyebab Insomnia
Biasanya penyebab insomnia terjadi karena :
⦁ Gaya hidup/pola tidur yang berantakan.
Gaya hidup atau pola tidur yang berantakan biasanya terjadi karena lebih lama terjaga saat malam hari maka dari itu menyebabkan pergeseran waktu tidur dan ketidak seimbangannya waktu tidur mengakibatkan penghambatan proses aktivitas yang seharusnya dilakukan saat waktunya malah dilakukan saat waktu tidur, lalu saat melakukan suatu kegiatan sering kehilangan fokus dan sering mengalami atau merasakan kelelahan saat mengerjakan sesuatu pekerjaan padahal pekerjaan itu tidak terlalu berat, lalu yang paling parah dapat menyebabkakn resiko penyakit fisik maupun mental pada orang dewasa atau anak – anak .
⦁ Mengalami banyak pikiran (stres).
Banyak pikiran terjadi ke beberapa orang yang merasa dirinya menanggung beban berat pada satu titik yang biasanya dipengaruhi oleh permasalahan keluarga, pekerjaan, sekolah, dan pertemanan. Hal ini dipicu oleh kecemasan dan kekhawatiran berlebih yang mengakibatkan kesulitan untuk tidur.
⦁ Kafein.
Karena mengkonsumsi kafein yang berada dalam kopi atau teh mengakibatkan mata terjaga hingga malam atau begadang dan menyebabkan kita telat tidur karena tidak sesuai dengan waktu jam tidur normal.
Cara Mencegah Insomnia
Cara Mencegah Insomnia
Dari hal – hal diatas kebiasaan insomnia sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental kita, maka dari itu cara mencegah dan menghindari dari insomnia sebagai berikut :
Membuat jadwal tidur yang tepat dan bertahap.
Jangan hanya membuat saja tapi tidak diterapkan, hal ini bisa mengurangi insomnia karena sudah ada jadwal waktu tidur setiap harinya sehingga pola tidur bisa diatur dan tidak berantakan.
Menghindari beragam gangguan sebelum tidur.
Sebelum tidur ada baiknya taruh atau matikan gadget karena gadget termasuk gangguan terberat sebelum tidur.
Berolahraga secara teratur
Selain baik untuk kesehatan, berolahraga juga bisa mencegah insomnia karena apabila kita olahraga secara rutin maka badan merasa kelelahan saat habis olahraga dan butuh istirahat, maka dari itu tubuh harus istirahat dengan cukup.
Hindari tidur siang terlalu lama
Tidur siang terlalu lama bisa mengakibatkan insomnia karena tubuh sudah merasa istirahat saat tidur siang sehingga saat malam hari mata masih terjaga dan tidak kelelahan.
Kekurangan tidur atau insomnia sangat buruk bagi kesehatan mental karena bisa mengakibatkan emosi yang tidak stabil, hal yang harus kita lakukan untuk mencegah insomnia adalah membuat jadwal tidur yang tetap dan mengurangi pikiran – pikiran negatif yang seharusnya tidak dipikirkan berlebihan karena dapat mengakibatkan stress dan menggangu aktivitas sehari – hari, apabila insomnia berlangsung secara berkepanjangan disarankan untuk konsultasi ke Psikologi atau Psikiater. [Indriana Pratiwi]

