Pentingnya Rekonsiliasi Bank di Perusahaan

Rekonsiliasi adalah suatu laporan tentang perbedaan saldo antara pencatatan perusahaan dengan laporan bank. Rekonsiliasi bank juga dilakukan untuk mencari kesalahan dan ketidakwajaran yang ada dipencatatan perusahaan dibank. Rekonsiliasi juga dilakukan dibank untuk mengetahui penerimaan dan pengeluaan yang sudah terjadi dibank tetapi belum dicatat oleh perusahaan.
Penyebab Adanya Rekonsiliasi
⦁ Jika piutang perusahaan telah ditagih oleh bank langsung ditambahkan ke rekening perusahan, tetapi oleh pihak bank belum diberitahukan kepada perusahaan. Sehingga perusahan belum mencatat nya.
⦁ Karena simpanan perusahaan pada bank, bank akan memberikan jasa bunga, bunga yang diberikan oleh bank sudah ditambahkan ke rekening perusahaan. Tetapi perusahaan sendiri belum mencatat nya karena belum di beritahu oleh pihak bank
⦁ Karena jasa bunga simpanan yang telah diberikan oleh bank, bank akan memotong pajak atas penghasilan bunga tersebut. Lalu pajak penghasilan yang telah dipotong sudah dikurangi kepada rekening perusahaan, tetapi perusahaan belum mencatat nya karena belum di beritahu
⦁ Perusahaan mengeluarkan cek untuk pembayaran, tetapi cek yang dikeluarkan tersebut belum diuangkan oleh si pemegangnya, sehingga bank belum mengurangi jumlah uang yang ada dicek tersebut.
⦁ Perusahaan menerima cek kosong dan telah membukuanya karena tidak tahu bahwa cek tersebut kosong . bagi bank cek ini tidak ditambahkan ke rekening perusahaan. Karena cek yang diterima oleh perusahaan tersebut tidak memiliki dana.
⦁ Karena jasa-jasa yang telah diberikan oleh bank untuk kepentingan perusahaan, bank akan memberikan beban biaya kepada perusahaan. Tetapi beban ini belum diberitahukan kepada perusahaan, sehingga perusahaan belum mencatat jumlah yang dibebankan oleh bank tersebut.
Penyebab Rekonsiliasi Bank harus dilakukan
Secara berkala bank akan mengirimkan catatan simpanan dan pengambilan kembali beserta saldo yang ada kepada perusahaan untuk diketahui. Sekaligus untuk dicocokkan dengan catatan yang dibuat oleh perusahaan sendiri.
Saldo simpanan menurut bank terkadang tidak cocok dengan saldo simpanan menurut perusahaan. Bila hal tersebut terjadi perusahaan harus mencari sebab ketidaksamaan antara saldo bank dengan saldo perusahaan.
Setelah sebab-sebab yang menimbulakan ketidaksamaan ini ditemukan, pihak perusahaan harus menyusun suatu laporan tentang perbedaan saldo antara catatan perusahaan dengan laporan bank yaitu Laporan Rekonsiliasi Bank.
Dengan demikian rekonsiliasi bank merupakan bagian penting yang perlu dilakukan dan dilaporkan oleh bagian keuangan perusahaan untuk memastikan adanya kesamaan saldo kas menurut catatan bank maupun catatan perusahaan, selain itu untuk menghindari adanya kecurangan ataupun pengelapan dana. [Maresa Dwi Lestari]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.