oleh

Keuangan Bisnis Digital PT Telkom Indonesia di Masa Pandemi Covid-19

Tahun ini mungkin menjadi sedikit berbeda dari tahun sebelumnya dikarenakan ekonomi yang terasa sulit di masa pandemi Covid-19. Pandemi ini sudah tentu memberikan efek bagi sektor usaha. Sebagian besar sektor usaha pun harus siap mengurangi modal kerja mereka seperti tenaga kerja ataupun yang lainnya. Begitu pun juga dengan para pelaku usaha yang harus memutar otak agar usaha mereka tetap bisa bertahan di masa sulit ini.

Sektor usaha yang telihat masih gagah berdiri di masa ini salah satunya adalah PT Telkom Indonesia Tbk di bisnis digital dan telekomunikasi yang juga merupakan perusahaan milik BUMN. Hal ini disebabkan karena kebutuhan internet bagi masyarakat meningkat ketika harus berada di rumah saja sehingga dunia yang kini mayoritas adalah serba digital, tentunya menjadi keuntungan bagi bisnis digital seperti PT Telekomunikasi Indonesia.

Pada tahun 2019 lalu, PT Telkom berhasil mengokohkan bisnis sektor digital mereka dan memuaskan para investor dengan senyum sumringahnya. Bagaimana tidak? Terbukti dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) lalu, PT Telkom mengumumkan pembagian deviden untuk tahun buku 2019 yang mencapai Rp 15,26 triliun yang terdiri dari Rp 11,20 triliun dividen tunai dan Rp 4,06 triliun dividen spesial dan akan dibagikan pada 23 Juli 2020. Pembagian ini sedikit menurun secara total dibandingkan pembagian deviden tahun 2018 yang mencapai Rp 16,2 triliun terdiri dari Rp 10,8 triliun rupiah untuk deviden kas dan Rp 5,4 triliun rupiah untuk spesial deviden kas.

BACA JUGA:  Istilah-Istilah Pinjaman Online yang Wajib Diketahui

Sudah satu kuartal pelaporan keuangan PT Telekomunikasi Indonesia yang di-publish pada tahun 2020 ini. Dalam pelaporan keuangan tersebut, PT Telkom mencetak kenaikan total aset sebesar 4,47% yaitu Rp 241.914 miliar di kuartal satu, hal ini lebih tinggi dibandingkan periode tahun lalu yang sebesar Rp 221.208 miliar. Dengan total aset lancar di kuartal pertama 2020 adalah Rp 50.964 miliar dan Rp 41.722 miliar di tahun buku 2019. Namun, laba periode berjalan pada kuartal satu atau pertama ini terlihat menurun daripada tahun buku 2019 yaitu sebesar 8,3 triliun rupiah dibandingkan tahun sebelumnya mencetak 8,5 triliun rupiah.

BACA JUGA:  Hati-hati Jangan Jongkok di WC Duduk

Berbeda dengan laba komprehensif lainnya yang di kuartal pertama ini meningkat sebesar 1,27% yaitu 8,7 triliun rupiah dibanding tahun lalu sebesar Rp 8.447 miliar. Hal ini dikarenakan terjadi kenaikan drastis dari selisih kurs dan penghasilan komprehensif lainnya yang semula tercatat minus namun kini tercatat 400an miliar rupiah.

Jika ditinjau dari seberapa efisien PT Telkom mengelola asetnya untuk menghasilkan laba yang diukur dengan rasio profitabilitas yaitu Return on Assets (ROA), perusahaan dengan kode emiten TLKM ini mempunyai ROA sebesar 3,4% pada kuartal pertama 2020 sedangkan pada kuartal pertama periode 2020 adalah 3,8%.

ROA yang tinggi menunjukkan perusahaan lebih efisien dan efektif dalam mengelola asetnya untuk menghasilkan laba bersih yang lebih besar. Dalam hal ini, PT Telkom Indonesia dibandingkan tahun lalu lebih efisien dalam pengelolaan asetnya. Namun, ternyata pada tahun 2019 pun lebih baik pengelolaan pada tahun sebelumnya yaitu pada 2018. Angka perbedaannya memang sangat tipis tetapi mungkin terjadi perbedaan yang berarti dalam kegiatan operasionalnya.

BACA JUGA:  Istilah-Istilah Pinjaman Online yang Wajib Diketahui

Perusahaan yang berdiri sejak 1965 ini, sebagai perusahaan BUMN maka akan membagikan deviden tahun buku 2019 ke negara sebesar Rp 7,9 triliun karena kepemilikan negara sebesar 52,09%. Hal tersebut yang menjadi harapan di masa pandemi seperti sekarang sehingga PT Telekomunikasi Indonesia dapat terus memberikan inovasi-inovasi digital sekaligus solusi bagi masyarakat indonesia dan menjadi penggerak roda perekonomian indonesia.

(Fajriya Zakiyah, Mahasiswa Akuntansi Syariah STEI SEBI Depok)

References :
www.jurnal.id
Laporan Keuangan PT Telekomunikasi Indonesia tahun 2019 (audited)
Laporan Keuangan PT Telekomunikasi Indonesia kuartal 1 tahun 2019
Laporan Keuangan PT Telekomunikasi Indonesia kuartal 1 tahun 2020
www.telkom.co.id

Komentar

Berita lainnya