oleh

Bahaya Menonton Video Porno Terhadap Otak

Dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, video porno sangat mudah untuk di akses. Tentunya ini merupakan hal yang wajib di waspadai para orang tua terhdap anak-anaknya yang sudah diberikan smartphone pribadi.

Video porno adalah sebuah tontonan yang memberi efek candu bagi para penontonnya. Hal ini karena sensasi nikmat yang muncul ketika menonton video porno. Dr. Jeffrey Satinover dalam theoccidentalobserver.net menganalogikan pornografi dengan rokok sebagai sesuatu yang adiktif. jika video porno telah menjadi sebuah candu, hal tersebut dapat membahayakan kesehatan otak kita.

Kabarnya, video porno mampu merusak otak lebih parah dari yang disebabkan oleh narkoba. Menurut Dr. Gary Lynch pada tempat yang sama, memandang gambar erotis selama satu setengah detik dapat menyebabkan kerusakan mendasar pada otak dalam kurun waktu 5-10 menit kemudian. Jika hanya melihat gambar saja memiliki dampak yang sedemikian berbahaya, tentunya menonton video porno yang berdurasi lebih lama akan sangat membahayakan.

BACA JUGA:  Kebiasaan Begadang Remaja, Ketahui Dampaknya!

Bagian otak yang paling dirusak oleh pornografi adalah PFC (Pre Frontal Cortex). Menurut ilmuan Jordan Grafmen, PFC berfungsi untuk mengambil keputusan, merencanakan masa depan, mengetahui benar dan salah, mengendalikan diri dan membentuk kepribadian. PFC adalah bagian otak yang paling rentan memgalami kerusakan. Rusaknya PFC dapat ditandai dengan berubahnya kepribadian seseorang.

BACA JUGA:  Tahukan Anda Merokok Dekat Ibu Hamil Bisa Sebabkan Keguguran pada Kandungannya?

Rusaknya PFC yang diakibatkan oleh kecanduan video porno disebabkan oleh hormone dopamine yang dihasilkan otak ketika menonton video porno. Hormone domapin tersebut akan mengalir kearah PFC yang akan menyebabkan tidak aktifnya PFC karena terendam oleh dopamine. Perlu diketahui, dopamine adalah hormone yang memberi rasa senang, bahagia juga ketagihan.

Bila kebiasaan menonton video porno terus berlanjut, hormone dopamine tersebut akan terus membanjiri PFC. hal tersebut akan membuat PFC semakin mengerut dan mengecil hingga mengakibatkan fungsi dari bagian otak ini semakin tidak aktif. Selain itu masih banyak kerusakan otak lainnya yang disebabkan oleh video porno. (Fuad Rahmat)

Komentar

Berita lainnya