Oleh Sani Kesya Tuhfa Baida, mahasiswa D4 Fisioterapi Universitas Binawan
DEPOKPOS – Stroke merupakan defisit neurologis yang terjadi secara tiba-tiba akibat gangguan vaskular berupa berkurangnya suplai oksigen ke otak yang berlangsung lebih dari 24 jam sehingga menyebabkan kerusakan atau nekrosis jaringan otak.
Stroke dibedakan menjadi stroke non-hemoragik dan stroke hemoragik yang dapat menimbulkan gangguan fisik, sensorik, kognitif, dan psikologis sesuai dengan lokasi lesi otak.
Stroke merupakan penyebab kematian kedua dan penyebab kecacatan ketiga di dunia sehingga memerlukan penanganan rehabilitasi jangka panjang (Krisnawati & Anggiat, 2021).
Fisioterapi memiliki peran penting dalam rehabilitasi pasien stroke untuk mencapai kemampuan fungsional yang optimal dan mandiri . Salah satu intervensi utama fisioterapi pada pasien stroke adalah terapi latihan yang berfokus pada latihan gerak aktif dan pasif yang dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan berulang (Krisnawati &
Anggiat, 2021).
Konsep Terapi Latihan pada Pasien Stroke
Terapi latihan merupakan intervensi fisioterapi yang bertujuan memberikan informasi sensorimotor yang benar kepada sistem saraf pusat melalui pola gerakan fungsional .
Terapi latihan bertujuan mengembalikan fungsi muskuloskeletal akibat penyakit atau cedera, mencegah kerusakan fungsi, dan mengoptimalkan kemampuan fungsionalpasien . Pemberian terapi latihan harus disesuaikan dengan fase penyembuhan stroke agar latihan aman dan efektif (Krisnawati & Anggiat, 2021).
Metode Terapi Latihan Dasar
Terapi latihan dasar pada pasien stroke meliputi latihan rentang gerak, stretching, latihan kekuatan, latihan aerobik, serta latihan koordinasi dan keseimbangan. Latihan rentang gerak dan stretching bertujuan mempertahankan lingkup gerak sendi dan mencegah terjadinya kontraktur. Latihan kekuatan dan latihan aerobik bertujuan meningkatkan kemandirian pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari (Krisnawati & Anggiat, 2021).
Metode Bobath
Metode Bobath merupakan pendekatan terapi latihan yang berfokus pada normalisasi tonus otot dan penghambatan pola gerakan abnormal pada pasien stroke. Metode Bobath efektif digunakan pada fase awal pemulihan stroke karena membantu meningkatkan kontrol postural dan keseimbangan tubuh. Pendekatan Bobath dapat meningkatkan kemandirian aktivitas sehari-hari dalam waktu relatif singkat pada pasien
stroke akut (Krisnawati & Anggiat, 2021).
Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF)
PNF merupakan metode terapi latihan yang menggunakan pola gerakan diagonal dan spiral dengan stimulasi proprioseptif. Metode PNF efektif meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, dan kemampuan berjalan pada pasien stroke fase subakut dan kronis PNF juga dapat digunakan sebagai latihan resistensi bertahap untuk memaksimalkan perekrutan unit motorik (Krisnawati & Anggiat, 2021).
Motor Relearning Program (MRP)
Motor Relearning Program merupakan pendekatan terapi latihan yang menekankan pembelajaran motorik melalui latihan berbasis tugas fungsional sehari-hari .
Pendekatan ini meningkatkan partisipasi aktif, motivasi, dan kemandirian pasien pasca-stroke MRP terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan aktivitas sehari-hari dan ambulasi pada pasien stroke (Krisnawati & Anggiat, 2021).
Pengaruh Terapi Latihan pada Pasien Stroke
Terapi latihan memberikan pengaruh fisiologis berupa peningkatan sirkulasi darah, suplai oksigen, dan fungsi kardiovaskular. Terapi latihan juga memberikan pengaruh terhadap sistem saraf pusat melalui stimulasi gerakan berulang yang mendukung proses neuroplastisitas .Selain itu, terapi latihan memberikan pengaruh terapeutik berupa peningkatan kekuatan otot, fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi, dan kemampuan fungsional (Krisnawati & Anggiat, 2021).
Terapi latihan merupakan intervensi utama dalam rehabilitasi pasien stroke yang harus disesuaikan dengan fase penyembuhan dan kondisi fungsional pasien . Metode terapi latihan seperti latihan dasar, Bobath, PNF, dan Motor Relearning Program memiliki efektivitas yang relatif sebanding dan dapat dikombinasikan .Terapi latihan secara keseluruhan memberikan.

