Scroll untuk baca artikel
Health

Khasiat dan Cara Membuat Wedang Jahe, Penghangat Tubuh pada Musim Pancaroba

×

Khasiat dan Cara Membuat Wedang Jahe, Penghangat Tubuh pada Musim Pancaroba

Sebarkan artikel ini
Khasiat dan Cara Membuat Wedang Jahe, Penghangat Tubuh pada Musim Pancaroba

DEPOKPOS – Dampak transisi saat ini mempunyai dampak yang besar terhadap sebagian besar masyarakat. Sama halnya dengan yang terjadi pada masyarakat Indonesia saat ini. Cuaca di Indonesia sering berubah-ubah, mulai dari panas hingga tiba-tiba turun hujan.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap optimal, terutama pada masa transisi. Salah satu cara menjaga kesehatan tubuh adalah dengan mengonsumsi tanaman herbal lokal. Tanaman herbal sendiri sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil jahe (Zingiber Officinale Rosc) terbesar di dunia. Jumlah produksi jahe di Indonesia sendiri meningkat dari tahun ke tahun. Jahe umumnya hanya dikenal manfaatnya sebagai minuman penghangat tubuh, namun nyatanya jahe mempunyai banyak manfaat yang mengejutkan.

Jahe memiliki kekuatan antioksidan yang tinggi, mendukung kerja trypsin dan lipase (enzim yang diperlukan untuk memecah protein dan lemak), serta bertindak sebagai analgesik untuk menghilangkan rasa sakit.

Jahe merupakan tanaman herba yang tumbuh tegak, tinggi mencapai 40-100 cm, dan berumur tahunan. Batang merupakan batang semu yang terdiri dari helai daun, pipih memanjang, dengan ujung runcing. Bunganya terdiri dari kuntum berbentuk kerucut dengan kelopak berwarna kuning-putih. Akar kadang disebut rimpang jahe dan mempunyai rasa yang aromatik dan pedas. Rimpang bercabang tidak beraturan, berserat kasar dan menyebar mendatar. Bagian dalamnya berwarna kuning pucat .

Kandungan Rimpang Jahe Khasiat jahe yang unik adalah karena adanya minyak atsiri dan oleoresin jahe. Aroma jahe disebabkan oleh minyak atsiri, dan oleoresin memberikan rasa pedas.

Khasiat Jahe

Sejak dulu Jahe digunakan menjadi obat, atau bumbu dapur & aneka keperluan lainnya. Jahe bisa merangsang kelenjar pencernaan, baik buat membangkitkan nafsu makan & pencernaan. Jahe yg dipakai menjadi bumbu masak terutama berguna buat menambah nafsu makan, memperkuat lambung, & memperbaiki pencernaan.

Dalam pengobatan tradisional Asia, jahe digunakan untuk mengobati penyakit radang tulang dan sendi, seperti pilek, batuk, diare, dan radang sendi.

Jahe juga digunakan untuk meningkatkan pembersihan tubuh melalui keringat. Penelitian terbaru telah membuktikan secara ilmiah banyaknya manfaat jahe.

Berikut merupakan beberapa manfaat jahe :

• Menurunkan tekanan darah.
Pasalnya, jahe merangsang pelepasan hormon adrenalin yang melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih cepat dan lancar serta memudahkan jantung dalam memompa darah.

• Jahe melancarkan pencernaan karena mengandung enzim pencernaan protease dan lipase yang masing-masing mencerna protein dan lemak.

• Gingerol, yang terdapat dalam jahe, memiliki sifat antikoagulan dan mencegah pembekuan darah. Dengan cara ini, mencegah penyumbatan pembuluh darah, penyebab utama stroke dan serangan jantung. Gingerol juga disebut memiliki efek menurunkan kadar kolesterol.

Cara Pembuatan Wedang Jahe Sebagai Minuman Penghangat Tubuh

Bahan :

• 1 lt air
• 100 gram jahe, kupas dan memarkan
• 2 batang serai, memarkan bagian putihnya
• 2 lembar daun pandan, sobek-sobek
• 200 gram gula merah, serut atau iris kecil

Cara Pembuatan :

1. Rebus air bersama dengan jahe, serai, daun pandan, dan gula merah. Tutup pancinya.
2. Kecilkan api, rebus hingga air mendidih dan sari dari bahan-bahan keluar, sekitar 30 menit. Angkat lalu saring.
3. Sajikan wedang jahe selagi hangat.

Oktavia Inka Lestari Mahasiswi S1 Farmasi Universitas Binawan