Scroll untuk baca artikel
Opini

Mengenal Sustainability – Hidup Hari Ini Tanpa Mengorbankan Hari Esok

×

Mengenal Sustainability – Hidup Hari Ini Tanpa Mengorbankan Hari Esok

Sebarkan artikel ini

Oleh Ahmad Faisal Ichsan mahasiswa IAI SEBI

Mengenal Sustainability – Hidup Hari Ini Tanpa Mengorbankan Hari Esok

DEPOKPOS – Seringkali ketika kita melihat mendengar kata sustainability kita terpikirkan mengenai produk perusahaan yang ramah lingkungan, campaign relasi publik perusahaan yang mementingkan masyarakat, ataupun sebatas aktivitas mengolah sampah rumah tangga. Tetapi, apa sebenarnya sustainability itu?

Apa itu Sustainability?

Sustainability, atau yang dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi keberlanjutan, ialah praktek pengelolaan sumber daya yang memenuhi kebutuhan generasi masa kini sembari menjaga kemampuan generasi masa depan untuk memenuhi kebetuhan mereka. Secara singkatnya, konsep keberlanjutan memastikan terpenuhinya kebutuhan sekarang hingga waktu yang lama.

Banyak orang menganggap sustainability itu hanya sebatas lingkungan, namun sustainability lebih dari itu. Ada tiga aspek utama dalam sustainability, yaitu aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Ketiga aspek utama tersebut dikenal dengan istilah Three Bottom Line.

Dari mana konsep Sustainability berasal?

Konsep sustainability atau keberlanjutan pertama kali muncul pada tahun 1987 ketika World Commission on Environment and Development (WCED), atau yang dikenal juga dengan Brundtland Commission, merilis sebuah buku yang berjudul Our Common Future. Buku ini dibuat untuk menyurakan keresahan akan kesenjangan dan juga ketidakadilan pemenuhan kebutuhan generasi masa kini dan juga masa depan di berbagai negara. Buku ini menjadi pondasi agenda yang berfokus untuk menunjang kebetuhan generasi di masa kini dan juga masa depan.

Saat ini Perserikatan Bangsa-Bangsa tengah merealisasikan agenda sustainability melalui program kerja Sustainable Development Goals (SDGs) yang menargetkan 17 tujuan perkembangan berkelanjutan. Program kerja ini akan memberikan dampak melalui prinsip 3P: masyarakat (people), planet (planet), kesejahteraan (prosperity).

Mengapa Sustainability itu Penting?

Coba perhatikan lingkungan dan orang-orang di sekitar kamu. Kamu mungkin akan melihat sampah-sampah yang bergelatakan di pinggir kali, orang-orang miskin yang tak sanggup memenuhi kebutuhannya, asap serta kebakaran yang terjadi di hutan lahan di Indonesia. Semua ini ialah penyebab kenapa konsep sustainability itu penting. Konsep sustainability memiliki tujuan untuk memberantas kemiskinan, ketimpangan, dan juga ketidakadilan terhadap manusia dan juga lingkungan. Dengan adanya konsep ini, pemerintah, perusahaan, dan para pemangku kepentingan harus memikirkan dan bertanggung jawab atas dampak program mereka akan kesejahteraan masyarakan dan juga lingkungan demi terberantasnya kemiskinan dan pencemaran di dunia.

Sustainability bukan hanya sekedar peduli lingkungan, namun sustainability ialah bagaimana kita sebagai manusia dapat memenuhi kebutuhan akan kesejahteraan manusia dan lingkungan untuk generasi kita saat ini dan bagi generasi anak cucuk kita di masa yang akan datang.