Apa sih hipertensi itu?
Hipertensi atau biasa disebut tekanan darah tinggi merupakan penyakit berbahaya bagi seluruh masyarakat di penjuru dunia. Hipertensi seringkali diabaikan oleh masyarakat karena biasanya tidak menimbulkan gejala pada sebagian besar orang. Padahal faktanya, hipertensi dapat menjadi penyebab komplikasi yang serius seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, ginjal bahkan kematian dini.
Apa saja faktor risiko hipertensi?
Setelah tahu apa itu hipertensi, ternyata hipertensi ini bisa menjadi masalah yang serius jika tidak diobati, lho. Ada beberapa faktor risiko terjadinya hipertensi seperti usia lanjut, keturunan, obesitas, kurang dalam beraktivitas fisik, merokok, dan konsumsi terlalu banyak alkohol. Namun, faktor risiko tersebut dapat dikurangi dengan cara mengonsumsi makanan yang sehat, berhenti merokok, dan beraktivitas fisik yang cukup.
Apa dampaknya bagi kesehatan?
Hipertensi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang kompleks dan mengancam jiwa. Dampak hipertensi yang umum terjadi berupa komplikasi penyakit yang menyebabkan cacat permanen hingga kematian. Hipertensi dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ internal, seperti ginjal, hati, dan otak. Kerusakan ini dapat berupa fibrosis, nekrosis, atau infark yang berpotensi fatal. Stroke dan serangan jantung juga dapat terjadi karena hipertensi meningkatkan risiko pembuluh darah di otak dan jantung rusak. Gangguan ginjal seperti uremia yaitu penumpukan produk limbah metabolisme yang berbahaya hingga penyakit kronis seperti gagal ginjal juga dapat terjadi. Selain itu, hipertensi juga dapat menyebabkan permasalahan pada mata seperti glaukoma, katarak, dan retinopati hypertensiva mengancam kenyamanan mata. Selain komplikasi penyakit, hipertensi juga memberikan dampak pada kualitas hidup, seperti sakit kepala, kelelahan, dan masalah tidur yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari mereka. Hipertensi juga dapat mengakibatkan kematian. Menurut WHO, sekitar 7 juta kematian setiap tahun disebabkan oleh komplikasi terkait hipertensi.
Hipertensi dan rokok?
Rokok mengandung zat yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia Nikotin dalam rokok dapat meningkatkan risiko terjadinya penggumpalan darah dan pengapuran pada dinding pembuluh darah. Selain itu, kasus penyempitan pada pembuluh darah koroner yang berfungsi sebagai pembawa darah yang kaya akan oksigen ke jantung juga dapat mengalami penggumpalan. Nikotin dapat meningkatkan tekanan darah dalam hirupan pertama, kemudian diserap oleh pembuluh darah kecil di paru-paru dan dibuang ke aliran darah.hingga sampai pada otak dan menyebabkan lepasnya hormon epinefrin yang menyebabkan arteri darah menyempit, sehingga tekanan darah meningkat. Karbon monoksida diikat dalam darah dan membuat jantung dipaksa bekerja memenuhi kebutuhan yang seharusnya diisi oksigen.
Bagaimana cara mencegahnya?
Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya hipertensi adalah dengan mengubah pola hidup kita menjadi lebih sehat.
● Lakukan olahraga secara teratur dengan durasi minimal 30 menit dalam sehari
● Jaga berat badan tetap ideal
● Konsumsi makanan yang seimbang disertai buah dan sayur
● Kontrol konsumsi garam harian maksimal satu sendok teh per hari
● Hindari makanan cepat saji, karena biasanya mengandung banyak garam.
● Hindari kebiasaan merokok dan paparan asap rokok
● Hindari kebiasaan konsumsi minuman beralkohol.
Raina Nismara
