DEPOKPOS – Keluarga adalah institusi terkecil di masyarakat yang memainkan peran penting dalam membentuk kepribadian dan karakter seseorang. Dalam perspektif Islam, setiap rumah tangga harus mengejar keluarga sakinah, yaitu keluarga yang dipenuhi dengan ketenangan, kasih sayang, dan rahmat (QS Ar-Rum: 21).
Untuk mencapai hal tersebut, anggota keluarga harus memiliki hubungan yang kuat satu sama lain, salah satunya melalui gagasan keterikatan atau keterikatan emosional.
Apa itu Attachment?
Attachment adalah hubungan emosional atau afektif yang dimiliki seseorang dengan orang lain dikenal sebagai kedekatan. Hubungan ini dapat memberikan rasa aman dan bertahan lama (John & Cenceng, 2015).
Menurut ahli psikologi John Bowlby (2013), ikatan pertama yang terbentuk pada anak-anak, yaitu hubungan mereka dengan pengasuhnya, memiliki dampak yang signifikan dan berkelanjutan sepanjang hidup, anak-anak yang mampu mempertahankan pola ikatan dengan orang tuanya cenderung merasa lebih nyaman, aman, dan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk hidup sampai dewasa (Khadijah et al., 2020).
Lalu, apa itu Keluarga Sakinah?
Keluarga sakinah adalah suatu bangunan keluarga yang dibentuk berdasarkan perkawinan yang sah, mendapat ridho dari Allah SWT, dan mampu menumbuhkan rasa kasih sayang pada anggota keluarganya sehingga mereka memiliki rasa aman, tenteram, damai, dan bahagia dalam mengusahakan tercapainya kesejahteraan di dunia dan di akhirat (Rasyid et al., 2013).
Apa saja Indikator Keluarga Sakinah?
Menurut Perspektif Fiqih Munakahat:
1. Munculnya saling pengertian
2. Saling mencintai
3. Menerima
4. Menghargai dan mencintai antar orang-orang yang hidup dalam sebuah keluarga dengan dasar tanggung jawab.
Hal itu pada dasarnya dapat menciptakan suasana keserasian dan keharmonisan dalam sebuah rumah tangga (Mahmudi, 2022).
Mengapa Attachment dalam Keluarga Sakinah Penting?
Menurut Cenceng (2015), attachment adalah hubungan emosional atau afektif yang terjalin antara satu individu dengan individu lain yang memiliki makna khusus. Dalam konteks keluarga sakinah, attachment yang kuat menjadi pondasi bagi terwujudnya saling pengertian, saling mencintai, penerimaan, dan penghargaan. Ikatan emosional ini juga mendorong tumbuhnya rasa tanggung jawab antar anggota keluarga, sehingga menciptakan suasana yang harmonis dan bahagia.
Tips Membangun Attachment dalam Keluarga Sakinah
Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membangun Attachment dalam Keluarga Sakinah:
1. Beribadah Bersama
Jadikan shalat berjamaah sebagai kebiasaan harian, karena ibadah bersama menciptakan rasa kebersamaan dan mendekatkan hati kepada Allah.
2. Berikan Pelukan dan Sentuhan Kasih
Sentuhan fisik seperti pelukan, ciuman, atau menggenggam tangan adalah cara sederhana untuk menunjukkan cinta dan perhatian.
3. Luangkan Waktu Berkualitas
Habiskan waktu bersama tanpa distraksi teknologi, seperti mengobrol santai, memasak bersama, atau sekadar bermain dengan anak-anak.
4. Jadilah Pendengar yang Baik
Ketika anggota keluarga berbicara, berikan perhatian penuh. Dengarkan tanpa menghakimi untuk membangun kepercayaan dan keterbukaan.
5. Hindari Kritik Berlebihan
Fokus pada apresiasi dan dorongan positif, karena kritik berlebihan dapat merusak rasa aman dan nyaman dalam keluarga.
6. Tunjukkan Empati
Saat ada anggota keluarga yang menghadapi masalah, berikan perhatian dan dukungan tanpa menyalahkan.
7. Penuhi Hak dan Kewajiban dengan Ikhlas
Orang tua harus menjalankan perannya sebagai pembimbing dan pengayom, sementara anak-anak diajarkan untuk menghormati dan taat kepada orang tua.
8. Saling Membantu
Ajarkan kerja sama dalam tugas rumah tangga untuk menumbuhkan rasa saling peduli dan tanggung jawab.
9. Rayakan Kebersamaan
Manfaatkan momen spesial seperti ulang tahun, hari raya, atau sekadar akhir pekan untuk menciptakan kenangan indah bersama keluarga.
10. Berikan Apresiasi
Jangan ragu mengungkapkan rasa terima kasih atau pujian kepada pasangan dan anak-anak untuk hal-hal kecil sekalipun.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menyebutkan pentingnya hubungan yang dilandasi cinta, kasih sayang, dan rahmat di antara anggota keluarga: “Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21). Ayat ini menunjukkan bahwa cinta dan kasih sayang bukan hanya bagian penting dari hubungan suami istri, tetapi juga merupakan dasar bagi pembentukan hubungan emosional yang kuat dalam keluarga.
Kesimpulan
Keluarga sakinah, yaitu keluarga yang dilandasi oleh ketenangan, kasih sayang, dan rahmat Allah SWT, dibentuk melalui attachment atau keterikatan emosional yang kuat. Attachment yang kuat antara anggota keluarga tidak hanya memberikan rasa aman dan nyaman, tetapi juga mendorong pertumbuhan saling pengertian, cinta, penerimaan, dan penghargaan. Hal ini sesuai dengan kriteria keluarga sakinah, yang termasuk saling memahami, mencintai, dan bertanggung jawab satu sama lain.
Keluarga sakinah dalam Islam adalah keluarga yang didirikan di atas spiritualitas, cinta, dan kasih sayang. Beribadah bersama, meluangkan waktu yang baik, menunjukkan empati, dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari adalah beberapa cara yang dapat membantu mewujudkan ikatan yang kuat. Keluarga akan menjadi tempat yang harmonis, bahagia, dan penuh berkah, sebagaimana yang dicontohkan dalam QS. Ar-Rum:21.
Attachment bukan hanya pondasi hubungan antaranggota keluarga, tetapi juga jembatan untuk mencapai kehidupan yang sejahtera di dunia dan akhirat.
Asyiffa Roudatul Jannah dan Kayla Hartini
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
