Scroll untuk baca artikel
Health

Mengenal Kreatinin: Parameter Penting dalam Tes Fungsi Ginjal

×

Mengenal Kreatinin: Parameter Penting dalam Tes Fungsi Ginjal

Sebarkan artikel ini
Mengenal Kreatinin: Parameter Penting dalam Tes Fungsi Ginjal

DEPOKPOS – Apa Itu Kreatinin Darah? Kreatinin merupakan hasil akhir metabolisme otot yang dilepaskan dari otot dengan kecepatan yang hampir dan konstan dan diekskresi dalam urine dengan kecepatan yang sama. Kadar kreatinin dalam plasma serum antara 0,7 sampai 1,5 mg/dl.

Bila ginjal berfungsi dengan baik, kadar kreatinin dalam darah akan berada dalam rentang normal. Kreatinin dalam darah yang meningkat menandakan adanya penurunan fungsi pada ginjal bisa bersifat akut ataupun kronis. Untuk dapat membedakannya, diperlukan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan ureum darah, USG ginjal ataupun biopsi ginjal pada hemodialisa (Surhayanto & Madjid, 2013)

Tes kreatinin ditujukan untuk beberapa kelompok dengan ciri-ciri dan gejala gangguan dan penyakit ginjal. Berikut beberapa ciri dan gejala gangguan ginjal yang dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan ini:

Sakit punggung di daerah ginjal,
Pembengkakan pada lengan dan pergelangan kaki,
Tekanan darah tinggi secara umum (hipertensi),
Urine berbusa,

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kadar kreatinin dalam
darah diantaranya:

Perubahan massa otot.
Diet kaya daging meningkatkan kadar kreatinin sampai beberapa jam setelah makan.
Aktifitas fisik yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kreatinin dalam darah.
Obat-obatan yang dapat mengganggu sekresi kreatinin sehingga meningkatkan kadar kreatinin dalam darah.
Peningkatan sekresi tubulus dan destruksi kreatinin internal. Karena faktor usia dan jenis kelamin, orang yang lebih tua memiliki nilai kreatinin lebih tinggi dibandingkan orang yang lebih muda, dan nilai kreatinin pada pria lebih tinggi dibandingkan nilai kreatinin pada wanita

Untuk pencegahan agar kreatin tidak meningkat dan di dalam keadaan stabil dengan cara:

Berolahraga secara rutin,
Meminum air putih yang cukup,
Tidak sembarang meminum obat-obatan dan
Makan makanan yang sehat.
Lakukan medical check up rutin.

Kadar Kreatinin mengalami peningkatan yang disebabkan oleh ginjal yang bermasalah atau fungsinya terganggu, kreatinin tidak dapat disaring dengan baik. Ginjal yang sehat mampu menjaga kadar kreatinin dan berbagai zat lain, seperti urea dan elektrolit, dalam darah tetap berada pada batas normal. Nilai normal kadar kreatinin serum pada pria dalah 0,7-1,3 mg/dL sedangkan pada wanita 0,6-1,1 mg/Dl.

Kadar Kreatinin menurun disebabkan oleh penyusutan massa otot, Penyakit hati, Hamil dan diet. kreatin mempunyai peran penting kreatinin berfungsi untuk meningkatkan massa tubuh, meningkatkan kinerja otot untuk aktivitas fisik intens jangka pendek, serta membantu memulihkan otot setelah olahraga.

Ahava Shaina Pramita,
D-IV Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Binawan.