DEPOKPOS – Osteoporosis adalah salah satu penyakit yang banyak di alami lansia. Osteoporosis atau pengeroposan tulang ini terjadi Ketika kepadatan tulang mengalami penurunan karena usia, sehingga menyebabkan tulang rapuh dan mudah patah. Osteoporosis dapat dicegah dengan melakukan gaya hidup sehat, seperti sering berolhraga dan menjaga asupan makanan.
Orang yang terkena osteoporosis biasanya tidak menyadari gejala yang timbul sampai terjadinya patah tulang. Gejala yang timbul biasanya, nyeri punggung hebat, tinggi badan menurun, atau pembungkukan pada tulang belakang.
Osteopororsis dapat terjadi karena beberapa faktor seperti:
1. Jenis Kelamin
Wanita lebih berisiko terkena osteoporosis terutama yang sudah menopause, biasanya penyakit tersebut mulai berkembang satu atau dua tahun sebelum menopause. Tetapi pria juga memiliki risiko yang tinggi terutama pada lansia diatas 70 tahun.
2. Usia
Osteoporosis merupakan penyaki degenerative, semakin berjalannya waktu masa kepadatan tulang mulai melemah dan risiko meningkat.
3. Genetik
Riwayat keluarga yang mengalami osteoporosis menjadi salah satu risiko terjadinya osteoporosis dan patah tulang.
4. Perubahan Hormon
Rendahnya kadar beberapa hormon dalam tubuh dapat meningkatkan risiko osteopororsis, seperti kurangnya hormon esterogen pada Wanita setelah menopause.
5. Pola makan
Kurang atau bahkan tidak menkonsumsi kalsium dan vitamin D serta pola makan berlebih dan asupan protein yang buruk dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis.
6. Gaya hidup
Rendahnya aktivitas fisik, mengkosumsi alcohol dan merokok dapat meningkatkan risiko osteoporosis.
Rizkya Pratami
Prodi Fisioterapi Universitas Binawan

