Dampak Penggunaan AI Terhadap Semangat Belajar Mahasiswa

Dampak Penggunaan AI Terhadap Semangat Belajar Mahasiswa

DEPOKPOS – Seiring berkembangnya zaman, teknologi semakin mengalami kemajuan. Artificial Intelligence atau yang biasa disebut AI adalah sebuah inovasi yang dirancang untuk memudahkan manusia dalam menyelesaikan suatu masalah, baik itu permasalahan yang kompleks maupun sederhana.

AI ini sendiri memiliki kontribusi dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, politik, kesehatan, dan juga pendidikan. Pendidikan di era sekarang memiliki tingkat kesulitan yang berbeda seiring berjalannya waktu. Baik tenaga pendidik maupun mahasiswa cenderung menggunakan AI untuk membantu kegiatan pembelajaran mereka agar dapat terselesaikan dengan baik dan dengan waktu yang instan.

Bacaan Lainnya

AI ini sendiri memiliki berbagai manfaat seperti mahasiswa dapat menyelesaikan tugas mereka dengan tepat waktu, dapat melakukan brainstorming untuk mendapatkan jawaban tertentu, dan juga mahasiswa bisa mendapatkan referensi yang menjadi acuan untuk menyelesaikan tugas mereka.

BACA JUGA:  Sampah Logistik Membludak, Closed Loop Supply Chain Solusinya?

Mahasiswa memiliki semangat yang berbeda-beda tergantung kepada tingkat kesulitan tugas yang diberikan kepada mereka, semakin sulit tugas mereka maka semakin lama mereka akan mengerjakan tugas tersebut begitupun sebaliknya jika tugas yang diberikan tergolong mudah dan cepat maka mereka akan menyelesaikan tugas tersebut secara langsung. AI ini memiliki kemampuan yang sangat luas sehingga dapat membantu menyelesaikan tugas yang kompleks maupun sederhana.

Di sisi lain penggunaan AI memiliki dampak negatif bagi keberlangsungan bidang pendidikan. Mahasiswa pada akhirnya cenderung bergantung pada AI dalam menyelesaikan tugas mereka. AI sendiri membuat mahasiswa memiliki jalan pintas untuk menyelesaikan suatu masalah, dengan adanya AI mahasiswa tidak memiliki daya juang dalam belajar karena mereka menganggap bahwa AI dapat memberikan semua jawaban yang mereka butuhkan secara langsung. Pemikiran singkat inilah yang pada akhirnya mempengaruhi kualitas pendidikan yang dihasilkan.

BACA JUGA:  Menanggulangi Ancaman Keamanan Siber: Upaya Penguatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur

Untuk menghadapi dampak negatif ini peneliti membuat sebuah program pendeteksi AI (AI Detector). Penemuan ini tentunya dapat memberi harapan bagi pencapaian sumber daya manusia dan pendidikan yang berkualitas untuk menimbulkan rasa semangat mahasiswa dalam studi nya. Dengan begitu, pola pikir instan masyarakat terhadap penggunaan AI akan berubah menjadi daya juang yang didukung oleh teknologi. Hal ini juga akan berdampak pada pemanfaatan teknologi yang lebih baik oleh masyarakat.

BACA JUGA:  Mewujudkan Masyarakat Digital yang Cerdas dan Bertanggung Jawab di Indonesia: Tantangan dan Peluang di Era Transformasi Digital

Dengan demikian AI sejatinya dapat memberi manfaat maupun dampak negatif kepada penggunanya tergantung dengan tujuan penggunaannya. Penggunaan AI yang berlebihan akan menimbulkan rasa ketergantungan pada diri seseorang dalam menyelesaikan tanggung jawabnya.

Sebaliknya, AI dapat memberikan manfaat secara efektif jika penggunaannya sesuai kebutuhan. Adanya AI Detector juga menunjukkan bahwa teknologi saat ini dapat menjadi solusi bagi pemanfaatan teknologi yang kurang sesuai. Maka dari itu kita sebagai pengguna teknologi harus bijak dalam menggunakan kemajuan teknologi yang ada agar kualitas sumber daya manusia maupun pendidikan tetap terjaga.

Dimas Aby Harya Rizal

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di DepokPos? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818

Pos terkait