PP Salimah Bertekad Menjadi Ormas Perempuan Pelopor Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan, Anak dan Keluarga Indonesia

Jakarta, – Tidak terasa perjalanan dari Ormas Perempuan “Salimah” sudah menginjak usia 23 tahun. Sejak didirikan dari tahun 2000 sampai saat ini sudah banyak raihan capaian yang sudah dilakukan untuk bangsa dan negara.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Ir Etty Praktiknyowati selaku Ketua Umum PP Salimah saat bertemu dan berbincang dengan para wartawan dan awak media dalam acara Media Gathering dan Silahturahim Media di Jakarta pada hari Jumat (1/12/2023).

BACA JUGA:  Ini 170 Lembaga Amil Zakat Kantongi Izin dari Kemenag

“Sebagai Ormas Perempuan yang sudah lebih dari 20 tahun berdiri, kami ingin menjadi pelopor peningkatan kualitas hidup perempuan, anak dan keluarga Indonesia. Maka disetiap struktur dan lapisan masyarakat kami akan mengambil peran penting mewujudkan Visi besar kami tersebut,” ujar Etty Praktiknyowati.

Didampingi beberapa pengurus pusat dan bidang Humas, Ketum PP Salimah itu juga menyampaikan tentang eksistensi struktur Salimah yang sudah ada di 35 Provinsi di Indonesia dengan 382 Kota dan Kabupaten serta di 1895 Kecamatan dan 796 Desa dan 1 perwakilan Salimah Luar Negeri.

BACA JUGA:  Rumah Zakat dan IRL Launching Sekolah Lansia Ratu Jaya

“Beberapa program unggulan kami antara lain : Koperasi Serba Usaha Salimah, Program Pembinaan Yatim dan Dhuafa, Baitul Quran Salimah, Sekolah Pra-nikah Salimah, PAUD dan Sekolah Lansia serta banyak program dan kegiatan kami lainnya di seluruh Indonesia,” tandas Etty.

Dalam kesempatan berbincang dan berdialog dengan para wartawan itu juga dimanfaatkan Salimah untuk mendengar masukan, saran dan pertanyaan yang diajukan oleh para awak media terhadap kiprah dan keberadaan Salimah di tengah-tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Ini 170 Lembaga Amil Zakat Kantongi Izin dari Kemenag

“Intinya kami ingin menjadi pelopor pergerakan perempuan Indonesia dan berusaha meningkatkan peran perempuan dalam bidang dakwah, pendidikan, ekonomi, sosial dan kesehatan ditengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.