Muhammadiyah Bojongsari Gelar Kegiatan Pidato Kemanusiaan Terkait Palestina

Ketua MUI Pusat, Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, MA.
Ketua MUI Pusat, Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, MA.

DEPOK – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bojongsari (PCM Bojongsari) mengadakan Kegiatan Pidato Kemanusiaan dengan Narasumber Ketua MUI Pusat, Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, MA., terkait “Kejahatan Perang Israel dan Ketidakadilan Dunia terhadap Derita Palestina”.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Kecamatan Bojongsari-Depok, 17 Desember 2023, bersamaan dengan kegiatan pengukuhan PRM, PRA, dan Majelis di lingkungan PCM Bojongsari.

Bacaan Lainnya

“Ada salah satu kawan wartawan yang meliput terkait kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina. Hingga kini kurang lebih 18.500 warga Palestina meninggal dunia. Dirinya, mendapatkan kiriman foto-foto kejahatan perang Israel, hampir setiap menit,” ungkap Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, MA., mengawali pidato kemanusiaan di tengah-tengah Warga Persyarikatan Muhammadiyah di Kecamatan Bojongsari.

BACA JUGA:  Cukup Tunjukan KIA, Ada Diskon Paket Makan hingga Biaya Khitan

Menurut Prof. Noto, panggilan akrab Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, MA., apa yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina itu murni kejahatan perang dan penjajahan di abad modern. Umat Islam harus membuka mata selebar-lebarnya terhadap kejahatan perang tersebut. Sehingga dengan terbukanya mata, kita bisa bersama-sama saling menyuarakan terkait hal tersebut untuk masyarakat dunia.

BACA JUGA:  Cukup Tunjukan KIA, Ada Diskon Paket Makan hingga Biaya Khitan

“Negara yang hingga kini belum merdeka di abad modern saat ini ialah Palestina. Maka dari itu, kita sebagai umat Islam harus bisa melakukan apa yang bisa kita perbuat untuk saudara-saudara kita di Palestina, mulai dari materil seperti sumbangan harta hingga non-materil seperti selalu panjatkan do’a untuk kemerdekaan saudara-saudara kita di Palestina,” tambah Prof. Noto.

Kemudian, Prof. Noto juga menambahkan bahwa dari penindasan yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina kita bisa mengambil hikmah bahwa semangat perjuangan harus terus berkobar. Apapun yang bisa kita lakukan, hal tersebut harus kita lakukan secara konsisten.

BACA JUGA:  Cukup Tunjukan KIA, Ada Diskon Paket Makan hingga Biaya Khitan

“Coba bayangkan, anak-anak Palestina melempar Tank-Tank tentara Israel dengan batu. Apakah batu yang dilempar akan mampu menghadang Tank tentara Israel? Tentu tidak. Malahan, banyak di antara mereka lehernya tewas tertembak di tangan tentara Israel. Tetapi, dari peristiwa itu kita bisa mendapatkan hikmah bahwa sekecil apapun yang bisa kita lakukan, perjuangan itu harus kita lakukan secara konsisten,” pungkas Prof. Noto.

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di DepokPos? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818

Pos terkait