HNW: Mendukung Palestina Telah Menjadi Sikap Resmi Indonesia

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menerima delegasi Koalisi Global Bela Al Aqso dan Yayasan Persahabatan Palestina Indonesia. (Humas MPR)

DEPOKPOS – Wakil Ketua MPR RI, Dr HM Hidayat Nur Wahid MA atau HNW, menerima kunjungan delegasi dari Koalisi Global Bela Al Aqso dan Yayasan Persahabatan Palestina Indonesia di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR, Gedung Nusantara III lantai 9, Komplek MPR DPR dan DPD RI pada Rabu (13/9/2023). Sekjen Koalisi Global Bela Al Aqso, Ir. Munir Saed, memimpin delegasi tersebut.

Selama pertemuan tersebut, Ir. Munir Saed mengungkapkan apresiasi terhadap sikap Indonesia yang secara konsisten mendukung Palestina dan Masjid Al Aqso. Dia juga mengucapkan terima kasih khusus kepada Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan rakyat Indonesia secara keseluruhan yang tidak pernah berubah dalam mendukung Palestina.

Ir. Munir Saed berharap agar sikap positif ini terus dijaga dan diperkuat, terutama mengingat situasi di sekitar Masjid Al Aqso dan Palestina yang terus memburuk. Israel, yang saat ini dikuasai oleh kelompok konservatif kanan, semakin brutal dalam tindakan kolonialisme dan terorisme.

BACA JUGA:  16 Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi Timah Babel

Mereka secara terang-terangan merebut tanah dan rumah milik warga Palestina di sekitar Al Aqso, terus membangun permukiman di Tepi Barat, dan melancarkan serangan terhadap kota Jenin.

Selain itu, mereka juga terus mengisolasi warga Gaza dan melakukan tindakan provokatif terhadap Masjid Al Aqso, dengan mengabaikan protes dari PBB dan komunitas internasional.

Oleh karena itu, menurut Sekjen Koalisi Global Bela Al Aqso, dukungan dan bantuan dari Indonesia kepada Palestina dan Masjid Al Aqso harus ditingkatkan dan diperkuat mengingat ancaman yang dihadapi oleh Israel dan pendukungnya, termasuk negara-negara maju dan organisasi internasional.

BACA JUGA:  RSCM Sukses Transplantasi Hati Pasien Dewasa dengan Komorbid

Dalam tanggapan atas harapan delegasi, HNW menegaskan bahwa mendukung Palestina telah menjadi sikap resmi dan sejarah Indonesia sejak sebelum kemerdekaan. Namun, Indonesia juga menyadari bahwa tidak bisa berjuang sendirian.

Perlu kerja sama dan dukungan dari negara-negara lain, termasuk negara-negara Arab dan organisasi internasional yang menolak terorisme serta memegang teguh HAM.

“PKS sangat mendukung kemerdekaan bangsa Palestina. Kami juga menunjukkan komitmen ini saat berkoalisi dengan PKB, di mana kami menyanyikan lagu Yalal Wathon. Lagu ini diciptakan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah, seorang pendiri NU bersama KH. Hasyim Asy’ari, dan sejak tahun 1938 mereka telah bersama-sama mengadvokasi perlindungan terhadap bangsa Palestina dari penjajahan Israel,” tambah HNW.

BACA JUGA:  Kontroversi Revisi UU Penyiaran: Larangan Penayangan Ekslusif Jurnalistik Investigasi

HNW juga mencatat bahwa komitmen Indonesia terhadap Palestina telah ada sejak zaman kemerdekaan.

Saat ini, dukungan ini bukan hanya menjadi bagian dari konstitusi dan negara Indonesia Tetapi seharusnya juga menjadi sikap universal bagi masyarakat dunia dan organisasi internasional yang serius dalam menentang terorisme, penjajahan, dan mempertahankan prinsip-prinsip HAM. ***