Anemia Bukanlah Suatu Penyakit

Tahukah anda bahwa anemia bukanlah suatu penyakit melainkan suatu tanda gejala dari penyakit?

DEPOKPOS – Tidaklah sama anemia dengan tekanan darah rendah atau yang sering Anda sebut tensi rendah. Anemia merupakan adanya suatu gangguan permasalahan pada darah yang dimana gangguan terhadap sel darah merah yang tidak dapat melakukan fungsinya secara normal. Terjadinya penurunan massa eritrosit sehingga membuatnya tidak mampu dalam pemenuhan oksigen ke jaringan perifer. Untuk mengetahui adanya penyakit anemia pada tubuh biasanya dilakukan tes laboratorium pengujian pada kadar hematokrit, hemoglobin atau eritrosit.

Terdapat hemoglobin pada sel darah merah yang dimana mengandung nutrisi berupa protein berzat gizi, hemoglobin ini memiliki fungsi menyalurkan oksigen keseluruh sel dalam tubuh. Maka dari itu, jika tubuh Anda mengalami penurunan sel darah merah, tubuh Anda akan merasakan rasa lemas, pucat, dan juga lesu yang diakibatkan kurangnya suplasi oksigen dalam tubuh.

WHO menyatakan mengenai batasan hemoglobin pada tubuh untuk dewasa laki-laki sebesar <13 g/dl, dewasa perempuan sebesar <12 g/dl, ibu hamil sebesar <11 g/dl. Untuk batasan dikatakan anemia yaitu <10 g/dl.

BACA JUGA:  Pentingnya Peran Orang Tua Menjaga Kesehatan Mental Anak

Anemia menjadi fokus dalam pelayanan kesehatan di dunia dikarenakan banyak sekali kasus anemia yang terjadi baik itu laki-laki dewasa, perempuan dewasa sampai ibu hamil, dan anemia merupakan suatu masalah kesehatan yang serius dikarenakan anemia sangat memberikan pengaruh buruk pada suatu kualitas kesehatan dan kualitas kinerja seseorang dan kesehatan bertahun, seperti dalam berkeja terjadi penurunan fokus kerja dan mudah lelah dalam berkegiatan dan harus melakukan pengobatan rutin kerumah sakit sehingga pekerjaan terganggu, dan juga pada ibu hamil anemia memberikan dampak buruk pada kesehatan janin, dimana dapat melahirkan bayi prematur dan terganggunya tumbuh kembang pada bayi.

Kumpulan gejala yang ditimbulkan anemia perlu untuk diselidiki penyebabnya, ada beberapa faktor proses penyebab dari adanya anemia yaitu pada sumsum tulang belakang kurangnya pembentukan sel darah merah, akibat terjadi pendarahan, dan juga akibat terjadinya proses pembentukan sel darah merah lebih cepat terbentuk dari yang seharusnya.

BACA JUGA:  Pentingnya Peran Orang Tua Menjaga Kesehatan Mental Anak

Berikut adalah jenis anemia jika berdasarkan penyebabnya:

1. Thalassemia
Pada jenis ini diakibatkan karena terjadinya mutasi DNA pada kondisi keadaan bawaan dari lahir yang mengalami gangguan terhadap produksi hemoglobin yang tidak normal, dan dapat dialami seseorang jika salah satu/kedua orang tuanya memiliki riwayat kelainan thalassemia.

2. Anemia Sel Sabit
Sama seperti thalasemia, anemia sel sabit juga diturunkan dari bawaan lahir yang membedakannya kedua orang tua dari penderita memiliki riwayat yang sama. Pada kondisi ini hemoglobin tidak membentuk sel darah merah secara normal dimana akan membentuk seperti bulan sabit yang mudah menyangkut dan hancur.

3. Anemia Akibat Masalah Kesehatan Kronis
Pada masalah kesehatan dapat mengakibatkan pembentukan sel darah merah yang tidak terbentuk dengan semestinya, seperti pada masalah kesehatan kanker, HIV/AIDS, gagal ginjal dan lainnya.

4. Anemia Hemolitik
Pada kondisi anemia terjadi karena adanya kehancuran sel darah merah yang lebih cepat pada proses pembentukannya, hal ini biasanya diakibatkan dari masalah kesehatan seperti kanker darah, infeksi virus/bakteri, autoimun.

BACA JUGA:  Pentingnya Peran Orang Tua Menjaga Kesehatan Mental Anak

5. Anemia Aplastik
Anemia aplastik terjadi diakibatkan karena adanya kerusakan yang terjadi pada sumsum tulang belakang yang menjadi tempat produksi sel darah marah sehingga tidak dapat memproduksi dengan optimal jika rusak, kerusakan ini dipicu oleh infeksi, paparan zat kimia yang beracun, dan autoimun.

6. Anemia Akibat Pendarahan
Anemia pada jenis ini lebih sering ditemukan pada kasus yang terjadi, penyebab dari kondisi ini yaitu pendarahan karena cedera, menstruasi, kanker usus, peradangan lambung.

7. Anemia pada Masa Kehamilan
Pada saat kehamilan diperlukannya sel darah merah yang jumlahnya melebihi dari biasanya sehingga diperlukannya zat pembentuk dari hemoglobin, jika pada kondisi ini kekurangan nutrisi yang penuh akan berakibat pada janin dan ibu.

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di DepokPos? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818

Pos terkait