Scroll untuk baca artikel
Opini

Valentine Day, Budaya Kaum Pagan

×

Valentine Day, Budaya Kaum Pagan

Sebarkan artikel ini

Oleh: Rahma Aktivis Dakwah di Depok

Memasuki bulan Februari, pasti melekat banget yang namanya 14 Februari terutama untuk generasi muda. Alaynya katanya tanggal tersebut merupakan hari kasih sayang atau hari penuh mencurahkan kasih sayang atau biasa disebut Valentine Day. Dan tampaknya Valendine Day ini tak bisa lepas dari seks bebas.

Bahkan di Amerika Serikat, setiap tahunnya dari 14-21 Februari, mengadakan Pekan Kondom Nasional. Di Pekan Kondom Nasional ini merupakan waktu yang tepat untuk mempelajari lebih lanjut pentingnya menggunakan kondom dan metode penghalang lainnya dan untuk mengedukasi orang lain, karena setiap orang berhak memiliki kehidupan seks yang sehat dan bebas dari rasa khawatir. Sehingga kondom laku keras di sana. Di Indonesia sendiri, saat Valentine Day tahun lalu penjualan kondom meningkat tajam dari biasanya. Na’udzubillah.

Inilah fakta yang sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, banyak generasi muda Muslim termakan propaganda Valentine Day sebagai hari mencurahkan kasih sayang kepada lawan yang bukan mahram atas dasar suka sama suka. Parahnya, budaya Barat ini banyak dicontoh oleh generasi Islam di negara kita.

Di Valentine Day juga sesumbar mengatakan cinta mulia. Padahal, perayaan kaum pagan (penyembah berhala) yang dipoles dengan cokelat, bunga dan ucapan kasih sayang ini lebih menjurus kepada perbuatan nista, yang notabene merusak masa depan orang lain. Dan mirisnya dirayakan juga oleh sebagian remaja Muslim. Apa layak dicontoh, jika semua mengarah pada kemaksiatan belaka?

Padahal, bagi seorang Muslim, cinta mulia itu sesungguhnya akan mengajak kita lebih dekat kepada Sang Pencipta, Allah SWT. Cinta mulia bisa membuat kita lebih mencintai Allah daripada yang lainnya, lebih mendekatkan diri pada Allah sehingga akan lebih taat menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT. Bahkan penghambaan kita hanya pada Sang Khaliq bukan kepada makhluk atau yang lainnya. Oleh karenanya, so say not Valentine Day…….!!![]