Thrifting Menjadi Trend Dikalangan Remaja

DEPOK POS – Thrifting merupakan kegiatan membeli barang bekas tersebut. Thrift adalah berbagai produk seken atau bekas baik lokal maupun impor. biasanya, barang-barang ini ditawarkan dengan harga yang sangat murah. Mulanya, barang yang ditawarkan berasal dari program donasi luar negeri seperti baju bekas dari Amerika, China, Jepang, Korea, dan beberapa negara lainnya. baju-baju ini diimpor dalam jumlah yang begitu besar sehingga banyak sekali stok nya, dan tentunya barang-barang thrifting ini udah pasti original, harga yang ditawarkan pun masih lebih murah bahkan jika kamu membeli barang tersebut di outlet resmi dengan harga diskon. pada usaha thrifting ini pemerintah juga menetapkan jika bisnis jual beli pakaian bekas impor adalah sesuatu yang ilegal.

Harga yang ditawarkan oleh thrift shop lebih murah dari harga pakaian baru sehingga bisa menghemat biaya. Thrift shop juga memberikan aktivitas berbelanja yang menyenangkan karena memberikan sensasi seperti berburu harta karun. anda dapat menemukan barang yang unik dan eksklusif selain itu anda dapat membantu untuk mengurangi jumlah limbah di bumi. Jika sudah bosan dengan pakaian tersebut, Anda juga masih dapat memberikan pakaian tersebut sebagai donasi. dengan begitu maka limbah kain, pewarna pakaian, dan baju-baju dapat dikurangi. usaha ini cukup menjanjikan . dalam bisnis thrift store, apapun barang serta nama brand nya, selama barang bekas tersebut berkondisi baik dan layak untuk dipakai dapat diperjualbelikan.

BACA JUGA:   Mengenal Dampak Krisis Global Terhadap Stunting serta Optimalisasi 1000 HPK sebagai Kunci Menuju Indonesia Bebas Stunting untuk Generasi Emas 2045

Namun jika anda sebagai si pembuka usaha thrifting harus mengetahui bahwa persaingan pasar begitu ketat dan kompetitor mu semakin banyak Karena salah satu kekurangan dari usaha ini adalah mudah ditiru dan banyak saingannya, karena semua orang bisa masuk dan memulai usaha jenis ini. Selain itu Bisnis ini menjual barang branded tanpa ada harga standar yang jelas di pasaran. Jadi kalau kamu ingin lebih mudah dalam menentukan harga standar yg sesuai dengan pasaran, maka kamu harus melakukan analisis pasar. Thrifting bukanlah sebuah hal yang baru di Indonesia sendiri. barang thrift yang banyak dicari anak muda saat ini ialah fashion thrift. fashion thrift akhirnya menjadi pilihan yang tepat bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan fashion yang terus berubah. Ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi mengapa aktivitas thrifting banyak diminati oleh beberapa kalangan, terutama anak muda saat ini.

BACA JUGA:   Instagram sebagai Media Pemasaran yang Aktif

Apa yang membuat thrifting menjadi pilihan remaja?

Thrifting memang sudah lama diminati oleh para kalangan remaja, tetapi ini baru menjadi trend karena para artis-artis memperkenalkan nya. para remaja yang menggemari artis-artis pun ingin mengikuti gaya berpakaian nya. maka dari itu mereka mencari baju di toko thrift agar mendapatkan baju seperti gaya para idola nya dengan harga yang sangat murah dibandingkan dengan baju baru. para remaja memilih thrifting ini selain harga nya yang lebih murah dibandingkan dengan baju baru, kualitas nya pun masih sangat bagus bahkan terbilang sangat mirip kondisi nya seperti baru.

Selain itu para remaja juga membantu mengurangi limbah dengan cara membeli barang barang bekas pakai ini, dengan adanya thrift para remaja bisa menjadi lebih hemat tanpa tertinggal fashion sesuai zaman nya karena remaja saat ini sangat tertarik untuk mengikuti model fashion di tiap zaman nya, mereka berlomba-lomba untuk terlihat keren agar dapat menyesuaikan zaman. Namun seringkali trend suatu baju hanya sebentar saja, seperti di tahun 2021 banyak sekali remaja yang menggunakan fashion berwarna lilac, mulai dari baju sepatu topi tas celana agar semua nya berwarna lilac. Trend lilac itu hanya bertahan kurang lebih setengah tahun setelah itu warna lilac lenyap dengan sendiri nya, pada saat trend lilac. baju thrift ini juga banyak sekali yang menjual warna lilac sehingga anak muda tertarik untuk membeli nya. selanjutnya celana kulot, trend celana kulot sangat ramai ditiru semua remaja sampai pada toko thrift pun menjual berbagai macam kulot.

BACA JUGA:   Bagaimana Pengaruh Kepribadian Audiens terhadap Penyampaian Pesan Bisnis

Harga murah dan kualitas yang bagus juga kemudahan mendapatkan barang thrift itulah yang membuat thrifting ini menjadi pilihan remaja. mereka ingin mengikuti fashion di tiap zaman nya tanpa mengeluarkan biaya yang berlebih seperti membeli baju baru. maka dari itu mereka lebih memilih untuk berbelanja barang thrift, apalagi jika trend tersebut hanya lah sesaat. sangat disayangkan bila mereka berbelanja barang baru. Sehingga thrifting ini menjadi solusi bagi para remaja di zaman sekarang.

Dimas Adhitya
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.