DEPOKPOS, MALANG – Kelompok KKN FBD KOMPAK 67 Universitas Brawijaya menyelenggarakan serangkaian kegiatan dalam rangka meningkatkan potensi ekonomi kreatif berbasis digital yang diselenggarakan di Desa Balesari. Kegiatan tersebut ditujukan kepada kelompok PKK Induk Dasawisma Mawar, Dusun Gendogo, Desa Balesari.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 8 Juli 2025, menghadirkan tiga rangkaian utama, yaitu sosialisasi digital marketing melalui WhatsApp Business, workshop pembuatan lilin aromaterapi, serta pelatihan fotografi. Seluruh kegiatan dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas ekonomi kreatif ibu-ibu PKK, sekaligus mendukung pengembangan usaha kecil di desa.
Dalam rangkaian kegiatan pertama, yaitu digital marketing melalui WhatsApp Business, Muhammad Raffi Prayoga dari Ilmu Pemerintahan FISIP UB angkatan 2023, yang merupakan pemateri di dalam sosialisasi tersebut menjelaskan bahwa pemanfaatan WhatsApp Business dapat menjadi solusi praktis dan gratis bagi pelaku UMKM.
Dengan fitur inovatif yang dihadirkan oleh WhatsApp Business, yaitu katalog produk dan broadcast message, dapat dimanfaatkan dalam memasarkan produk kreatif mereka secara lebih luas tanpa harus bergantung pada promosi manual. Selain memaparkan fitur-fitur inovatif dari aplikasi WhatsApp Business, peserta juga diberikan tips etika pemasaran digital, seperti pentingnya fast respon, penggunaan bahasa yang ramah, serta menjaga konsistensi promosi di jam kerja.
Sebagai hasil dari program kerja sosialisasi digital marketing melalui aplikasi WhatsApp Business, mahasiswa KKN FBD KOMPAK 67 Universitas Brawijaya menghasilkan sebuah infografis edukatif mengenai pemanfaatan WhatsApp Business untuk mendukung pemasaran produk lokal. Infografis ini dirancang sederhana, menarik, dan mudah dipahami, sehingga dapat digunakan sebagai media panduan bagi peserta sosialisasi maupun masyarakat Desa Balesari secara luas.
Pada rangkaian kedua salah satu karya yang dihasilkan adalah lilin aromaterapi berbahan kopi, yang dijelaskan oleh Angela Christy Kusumaputri Nalle mahasiswi Hubungan Internasional FISIP UB. Desa Balesari mempunyai kekayaan alam berupa kopi yang selama ini hanya dimanfaatkan sebagai komoditas konsumsi.
Selama pelaksanaan program kerja kami melibatkan ibu-ibu PKK Dusun Gendogo dalam tahap dasar pembuatan lilin, pencetakan, hingga pengemasan produk. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan wawasan, tetapi juga membangun keterampilan baru yang dapat menjadi sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat.
“Kami ingin menciptakan produk yang tidak hanya cantik secara visual, tapi juga punya cerita di baliknya cerita tentang kopi Balesari, tentang tangan-tangan warga yang membuatnya, dan tentang semangat ekonomi kreatif desa”
Di rangkaian terakhir tentang pelatihan fotografi dimana pemateri adalah seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UB bernama Anandayu Pavita Bayuaji. Pelatihan fotografi ini tidak hanya mengajarkan teknik dasar fotografi produk, tetapi juga menghasilkan katalog visual digital yang menampilkan lilin aromaterapi yang telah dibuat oleh ibu-ibu PKK dusun Gendogo.
Katalog tersebut dirancang sebagai media promosi yang dapat digunakan di platform digital seperti instagram, shoppe, atau e-commerce yang lain. Dengan Visual yang menarik serta informatif, katalog tersebut dapat memperkuat branding untuk UMKM yang di jalankan di Dusun Gendogo.
Melalui 3 rangkaian program kerja yang saling terintegrasi yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN FBD KOMPAK 67, mahasiswa KKN FBD Universitas Brawijaya telah berhasil menghasilkan karya nyata yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aplikatif serta berkelanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara kreativitas, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat mampu membangun pondasi ekonomi kreatif desa. Desa Balesari kini tidak hanya memiliki produk unggulan, tetapi juga kapasitas digital untuk memasarkan dan mengembangkan potensi lokal desa Balesari secara luas.
Muhammad Raffi Prayoga