DEPOKPOS – Depresi (Depressive Disorder) adalah gangguan mental yang melibatkan suasana hati yang tertekan atau kehilangan minat dalam beraktivitas pada jangka waktu panjang.
Depresi berbeda dengan perubahan suasana hati pada umumnya, hal ini dapat memengaruhi semua aspek kehidupan termasuk hubungan dengan keluarga, teman, dan komunitas. Hal ini dapat menimbulkan masalah pada lingkungan sekitar.
Depresi bisa muncul pada siapa saja. Orang yang pernah mengalami pelecehan, kehilangan, atau peristiwa lainnya yang membuat stress dan trauma berat.
Dalam kasus depresi, orang tersebut akan kehilangan semangat untuk melakukan segala hal, termasuk hidup. Lantas apa tujuan manusia untuk hidup?
Menurut islam, manusia diciptakan untuk 2 hal yaitu beribadah dan menjadi pemimpin (khalifah).
1. Ibadah
Ibadah berasal dari kata ‘abd dalam bahasa arab yang mengacu pada bentuk penghambaan kepada Allah Swt. Sebagaimana Allah Swt berfirman pada QS. Adz-Dzariyat: 56 :
“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.”
Ibadah atau penghambaan memiliki dua pemaknaan dalam islam, yaitu dalam makna yang sempit seperti shalat, puasa, dan haji. Dan ibadah dalam makna yang luas, yaitu mendedikasikan seluruh sikap dan tindakan seseorang hanya kepada Allah Swt.
Allah Swt memerintahkan manusia beribadah dengan cara menyembah-Nya, dan berbuat baik kepada manusia lainnya. Ibadah tidak hanya terbatas pada hal-hal yang wajib (shalat, puasa, zakat, dan haji) tetapi juga perlu melakukan ibadah umum, yaitu menjalani hidup sesuai dengan ketentuan Allah Swt dan sunnah Nabi Muhammad Saw.
2. Khalifatullah fil ardh
Kata khalifah mengandung makna ganda, yaitu kepala negara dalam pemerintahan dan wakil Allah Swt di bumi. Wakil Allah Swt memiliki makna bahwa manusia diperintahkan untuk mengelola dan memelihara bumi. Sebagaimana Allah Swt berfirman pada QS. Al-Baqarah: 30 :
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
Dan pada QS. Al-Ahzab: 72 :
“Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh.”
Dari ayat di atas dapat disimpulkan bahwa khalifah adalah sebuah amanat yang diberikan oleh Allah Swt kepada manusia karena telah mengetahui potensi yang dimiliki manusia. Oleh karena itu, manusia harus mengelola bumi dengan penuh tanggung jawab dan mengikuti petunjuk yang telah diberikan.
Jika anda berpikir tentang bunuh diri, ingatlah bahwa anda tidak sendiri, masih ada orang lain yang pernah mengalami apa yang anda alami dan mereka bisa menemukan pertolongan. Sebagaimana Allah Swt berfirman pada QS. An-Nisa: 29-30 :
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu.”
“Dan barang siapa berbuat demikian dengan cara melanggar hukum dan zalim, akan Kami masukkan dia ke dalam neraka. Yang demikian itu mudah bagi Allah.”
Rafif Fakhri Laya dan Muhammad Ridwan Fathurrohman
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka