Scroll untuk baca artikel
Health

Upaya Mencegah Tuberculosis Paru dalam Keluarga

×

Upaya Mencegah Tuberculosis Paru dalam Keluarga

Sebarkan artikel ini
Upaya Mencegah Tuberculosis Paru dalam Keluarga

DEPOKPOS – Lebih dari 10 juta orang terjangkit penyakit TBC setiap tahunnya. Tanpa pengobatan, angka kematian akibat penyakit TBC sangat tinggi (sekitar 50%). Secara global pada tahun 2022, TBC menyebabkan sekitar 1,30 juta kematian.

Tiga puluh negara dengan beban TBC tinggi menyumbang sebanyak 87% kasus TBC dunia pada 2022 dan negara dengan jumlah positif TB terbanyak : India (27%), Indonesia (10%),disusul Cina (7.1%), dan Filipina ( 7,0) Pada tahun 2022, 55% pasien TBC adalah laki-laki, 33% perempuan, dan 12% adalah anak-anak (usia 0–14 tahun) (kemenkes,2024) .

Sumber penularan utama yang ditemukan pada anak anak biasanya terjadi di rumah tangga dimana penularan yang paling umum disebabkan oleh kontak dengan anggota keluarga dewasa yang mengidap TBC. (Rahayu, 2019)

Metode

Metode penulisan artikel literature review ini melalui database online, Pubmed, ScienceDirect, Wiley, dan, Google Scholar.

Hasil

1. Pencegahan Penularan TBC Kontak Serumah dengan Penderita Melalui Imunisasi

Penyakit tuberkulosis adalah jenis penyakit yang dapat menyebar kepada siapa saja, terutama kepada bayi dan anak-anak. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa metode pencegahan yang efektif dan aman dapat dilakukan melalui pemberian vaksinasi secara aktif. Vaksinasi telah terbukti mampu mencegah terjadinya tuberkulosis baik pada anak maupun orang dewasa.

2. Pencegahan Penularan Melalui Peningkatan Nutrisi Penderita TBC

Kondisi kurang gizi dapat meningkatkan tingkat kematian pada pasien TB. Hal Ini berkaitan dengan peran nutrisi dalam memulihkan sel-sel baru yang berfungsi mempercepat proses pembersihan dahak lebih cepat.

3. Pencegahan Penularan Infeksi TBC Dengan Memodifikasi Lingkungan Rumah

TBC adalah penyakit menular yang dapat ditularkan melalui udara, untuk itu faktor lingkungan yang mampu mempengaruhi resiko perkembangan penyakit TBC adalah kondisi lingkungan rumah yang lembab, perumahan yang penuh dan sesak disertai dengan ventilasi yang buruk memiliki potensi peningkatan paparan bakteri Mycobacterium Tuberculosis.

4. Pencegahan Penularan Melalui Kontrol Kepatuhan Pengobatan TBC Oleh Keluarga

Pengobatan TBC yang konsisten dapat mengurangi kemampuan bakteri untuk menularkan kepada orang lain, yang berarti risiko penularan juga akan berkurang.

Oleh karena itu, untuk mendukung kepatuhan pasien TBC dalam mengonsumsi obat, dukungan penuh dari anggota keluarga sangat diperlukan agar pasien dapat lebih baik dalam melawan TBC.

Kesimpulan

Keluarga adalah populasi yang memiliki resiko tinggi dan terbesar mengalami penularan terhadap penyakit TBC karena kontak rumah dengan pasien.

Akan tetapi bersamaan dengan hal tersebut keluarga juga memegang peranan penting dalam upaya menurukan penularan infeksi TBC.

Untuk itu,wajib untuk memberikan dukungan kepada penderita TBC dan memastikan penderita TBC meminum obat hingga tuntas.

Nurlaela Fitriyani
Mahasiswi Universitas Binawan
Program Studi Teknologi Laboratorium Medis