Scroll untuk baca artikel
Berita Depok

Majelis Harus Menjadi Penguat Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bojongsari

×

Majelis Harus Menjadi Penguat Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bojongsari

Sebarkan artikel ini

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bojongsari-Depok Kukuhkan Empat Pimpinan Ranting

Majelis Harus Menjadi Penguat Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bojongsari
Prof Sudarnoto.

DEPOK – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bojongsari (PCM Bojongsari) mengukuhkan majelis yang ada di lingkungan PCM Bojongsari untuk Periode 2022-2027, bertempat di Aula Kecamatan Bojongsari-Depok, 17 Desember 2023. Pengukuhan Majelis di lingkungan PCM Bojongsari sebagai upaya permulaan gerak dakwah Islam berkemajuan di Kecamatan Bojongsari.

“Keberadaan Majelis di lingkungan PCM Bojongsari menjadi sangat penting. Karena, majelis inilah yang akan mengoperasikan beberapa program yang ada di PCM Bojongsari. Alhamdulillah, saya senang karena para ketua dan anggota majelis telah bersedia dan berkenan untuk diberikan amanah,” ungkap Dr. Zamah Sari, M.Ag, seusai melantik para ketua dan anggota majelis di lingkungan PCM Bojongsari.

Apa yang diungkap Zamah Sari, mendapatkan apresiasi yang cukup besar dari Dani Yanuar Eka Putra, SE, MA., Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok (PDM Kota Depok) yang mewakili PDM Kota Depok di acara pelantikan tersebut. Menurut Ustadz Dani, panggilan akrab Dani Yanuar Eka Putra, SE, MA., majelis di lingkungan Cabang Muhammadiyah merupakan ujung tombak dari keberadaan program di Cabang Muhammadiyah.

“Satu hal yang menjadi catatan penting ialah setiap program yang dibuat oleh masing-masing majelis tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Akan tetapi, harus ada sinergi antara lembaga dan disesuaikan dengan konstitusi di Persyarikatan Muhammadiyah. Sehingga program kerja yang telah dibuat akan menjadi lebih muda untuk diimplementasikan dan dampaknya pun lebih signifikan,” ungkap Ustadz Dani.

Sejalan dengan hal tersebut, Dr. Jaja Nurjanah, MA, Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bojongsari juga memberikan penekanan bahwa komitmen dan kesungguhan kerja dakwah di majelis dari masing-masing orang sangat dibutuhkan. Sehingga setiap program yang telah dibuat dapat terealisasi.

“Kesungguhan kerja dakwah di Persyarikatan Muhammadiyah, Insya-Allah akan dibalas dengan balasan yang cukup besar oleh Allah Swt. Paling tidak, balasan yang cukup nyata ialah adanya keberkahan hidup yang diberikan oleh Allah Swt kepada diri kita dan keluarga kita,” ungkap Ustadz Jaja, panggilan akrab Dr. Jaja Nurjanah, MA.

Ustadz Jaja melanjutkan bahwa orang yang aktif di Persyarikatan Muhammadiyah memang tidak digaji secara materil. Walaupun demikian, secara non-materil, Allah Swt akan berikan pahala yang besar. Hal tersebut, harus bisa diyakini oleh setiap Kader Muhammadiyah.

“Maka, setiap Kader Muhamamdiyah harus masuk Muhammadiyah secara menyeluruh, baik lahir ataupun batin,” pungkas Ustadz Jaja.