Lifestyle

Gejala dan Penularan DBD

×

Gejala dan Penularan DBD

Sebarkan artikel ini

DEPOKPOS – DBD (Demam Berdarah Dengue) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang bersarang di tempat genangan air setempat. Orang yang terkena penyakit ini mengalami demam tinggi, muncul bintik-bintik merah disekitar area tubuhnya serta nyeri otot dan lemas. Penyakit DBD tidak menular ke sesama manusia, tetapi hanya ditularkan melalui gigitan nyamuk.

GEJALA-GEJALA DBD:

⦁ Demam tinggi, suhu mencapai 39-40 derajat
⦁ Pusing berkepanjangan
⦁ Mual dan muntah
⦁ Tidak Nafsu makan dan minum
⦁ Mudah lelah dan nyeri otot
⦁ Muncul ruam merah disekitar tubuh
⦁ Keluar darah di area tertentu

Ketika terkena penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) tubuh mengalami penurunan trombosit secara drastis karena trombosit yang ada di dalam tubuh manusia mengalami kerusakan, jadi sistem kekebalan tubuh menurun dan daya tahan tahan tubuh manusia ikut menurun sehingga manusia menjadi lemas dan tidak berdaya.

Trombosit adalah sel tak berinti dalam darah yang berperan dalam pembekuan. Sel-sel ini bekerja dengan cara membekukan untuk menghentikan pendarahan sehingga orang tersebut tidak kehilangan banyak darah. Trombosit adalah salah satu jenis sel darah yang membantu proses pembekuan saat terjadi perdarahan.

Pada umumnya normal trombosit yaitu 150.000 – 450.000 mcL. Kadar trombosit normal wanita adalah berkisar 157.000-371.000 mcL, sedangkan pada pria 135.000-317.000 mcL.

FUNGSI TROMBOSIT

1. Mendukung proses pembekuan darah

Proses dimana trombosit membentuk gumpalan disebut adhesi. Misalnya, jika Anda memiliki luka pisau di jari Anda. Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah menjadi luka dan berdarah. Untuk menghentikan pendarahan, trombosit di pembuluh darah menempel pada area jari yang terluka. Ketika trombosit bersatu dan mulai saling menempel. Kemudian terbentuk gumpalan yang akhirnya menghentikan pendarahan, atau disebut agregasi. Setelah agregasi, proses selanjutnya adalah pembekuan darah atau koagulasi. Pembekuan ini mencegah tubuh kehilangan terlalu banyak darah dari luka yang diderita.

2. Membantu melawan virus yang menginfeksi tubuh

Trombosit juga dikenal sebagai sel inflamasi yang dapat membantu sistem kekebalan tubuh. Trombosit yang teraktivasi memiliki fungsi tromboinflamasi atau menghubungkan proses koagulasi dengan respons imun terhadap berbagai infeksi, termasuk respons terhadap virus. Karena itu, ketika jumlah trombosit dalam tubuh lebih rendah. Sangat mungkin sistem kekebalan tubuh akan melemah dan orang tersebut mudah sakit.

3. Mendukung proses penyembuhan luka

Fungsi lain dari trombosit adalah untuk membantu tubuh menyembuhkan luka. Trombosit diyakini dapat meningkatkan perbaikan jaringan. Trombosit membentuk jaringan fibrinogen. Jaringan ini membantu menutupi area yang terluka sehingga dapat sembuh dengan cepat.

CARA MENAIKAN TROMBOSIT

⦁ Mengkonsumsi daun pepaya

Didalam daun pepaya terdapat kandungan ACETOGENIN untuk meningkatkan trombosit dalam darah. Bisa dikonsumsi dengan merebus daunnya lalu meminum air rebusan pepaya ataupun bisa dijadikan jus.

⦁ Mengkonsumsi jambu biji

Didalam jambu biji terdapat kandungan QUERCETIN dan TROMBINOL untuk meningkatkan kadar trombosit di dalam darah. Dapat konsumsi dengan cara meminum jus jambu.

⦁ Mengkonsumsi buah delima

Buah delima yaitu buah yang kaya akan ANTIOKSIDAN dan POLIFENOL untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menangkal radikal bebas. Dapat dikonsumsi menjadikan buah tersebuat dengan jus atau dapat dimakan langsung.

⦁ Mengkonsumsi gandum utuh

Gandum utuh terdapat kandungn ZINC, ZAT BESI, VIT, MAGNESIUM & ANTIOKSIDAN untuk meningkatkan kadar trombosit secara alami.

⦁ Mengkonsumsi kurma

Mengkonsumsi kurma juga dapat meningkatkan kadar trombosit dengan cara memakan 2 buah kurma dalam sehari.
⦁ Daging Sapi Cincang

Daging sapi memiliki kadar mineral dan protein yang tinggi sehingga baik bagi pengidap demam berdarah, mengonsumsi daging sapi berguna untuk meningkatkan kesehatan jaringan tubuh. Ada baiknya mengolah daging sapi ini dengan cara dicincang, dan dijadikan sebagai sup hangat.

⦁ Dapat mengkonsumsi Jelly

Makanan untuk demam berdarah lainnya dengan memakan jelly yang terbuat dari rumput laut. Rumput laut kaya akan vitamin, mineral dan serat, yang dapat menyehatkan pencernaan dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh. Penderita demam berdarah biasanya sulit buang air besar karena tubuhnya tidak seimbang. Oleh karena itu, penderita DBD perlu mengkonsumsi jelly.

MENCEGAH PENULARAN

⦁ Menerapkan konsep 3M plus
⦁ Menguras tempat penampungan air
⦁ Menutup tempat penampungan air
⦁ Mengubur barang-barang bekas
⦁ Menjaga kebersihan rumah dan area sekitar rumah
⦁ Membersihkan bak mandi 1 minggu sekali
⦁ Membersihkan selokan sekitar rumah
⦁ Tidak menggantungkan pakaian
⦁ Menggunakan kelambu saat tidur
⦁ Semprot ruangan dengan obat nyamuk
⦁ Gunakan lengan panjang jika tidur

Cindy Amelia Kampus
Universitas Binawan