DEPOKPOS – Sebelum era perbankan digital, transaksi perbankan identik dengan ATM atau kunjungan langsung ke bank. Namun, perkembangan digital mengubah berbagai aktivitas masyarakat, termasuk cara bertransaksi.
Saat ini, melalui smartphone semua kegiatan transaksi dapat dilakukan, mulai dari transfer uang, membayar tagihan, hingga membayar melalui QRIS dalam hitungan detik. Perubahan kebiasaan ini membuat layanan perbankan digital semakin dibutuhkan, termasuk dalam perbankan syariah.
Bank Syariah Indonesia (BSI) turut mengikuti perkembangan tersebut melalui transformasi layanan digital dari BSI Mobile ke BYOND by BSI.
Meski demikian, di balik transformasi tersebut muncul pertanyaan: apakah kehadiran BYOND benar-benar memberi kemudahan bagi nasabah, atau justru menghadirkan tantangan baru dalam proses adaptasi?
Dari BSI Mobile ke BYOND: Apa yang Berubah?
Pada 9 November 2024, PT Bank Syariah Indonesia Tbk resmi meluncurkan SuperApp BYOND by BSI untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan yang terus berkembang di era digital.
Menurut BSI (2024) BYOND by BSI hadir sebagai aplikasi yang menggabungkan layanan finansial, sosial, dan spiritual dalam satu platform yang dirancang lebih mudah diakses serta didukung sistem keamanan yang lebih baik.
BSI juga merancang BYOND agar dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan nasabah. Penggunaan teknologi microservices memungkinkan pengembangan dan peluncuran fitur baru dilakukan lebih cepat.
Saat diluncurkan, BYOND menawarkan sekitar 130 fitur yang mencakup layanan finansial, sosial, dan spiritual, seperti zakat, infak, wakaf, jadwal salat, dan arah kiblat. Ke depan, fitur tersebut juga akan terus dikembangkan, termasuk pada layanan investasi dan lifestyle.
Keragaman fitur ini menunjukkan bahwa transformasi digital BSI tidak hanya berorientasi pada transaksi perbankan, tetapi juga membangun ekosistem layanan yang lebih luas dalam satu aplikasi
.
Namun, semakin lengkapnya fitur yang ditawarkan tentu menimbulkan pertanyaan: apakah kelengkapan tersebut benar-benar membuat transaksi nasabah menjadi lebih mudah?
Benarkah Transaksi Menjadi Lebih Mudah dengan Beralih ke BYOND?
Peralihan dari BSI Mobile ke BYOND pada dasarnya menawarkan pengalaman transaksi yang lebih modern dan fleksibel. Halimah dkk. (2025) menemukan bahwa BYOND menawarkan tampilan yang lebih modern dan responsif, sedangkan BSI Mobile masih dianggap lebih familiar dan stabil oleh sebagian nasabah. Hal ini menunjukkan bahwa kemudahan transaksi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya fitur, tetapi juga dari seberapa mudah nasabah memahami dan menggunakan aplikasi.
Kemudahan transaksi pun berperan penting dalam kepuasan nasabah. Apriliani dkk. (2025) menunjukkan bahwa kemudahan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah BYOND, bahkan menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh. Artinya, fitur yang banyak baru bermakna jika dapat digunakan dengan mudah. Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan BSI Mobile, perubahan tampilan dan sistem ini tentu membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Digitalisasi BSI dan Tantangan Memenuhi Kebutuhan Nasabah
Transformasi digital melalui BYOND menunjukkan bahwa BSI tidak hanya berupaya menghadirkan teknologi yang modern, tetapi juga menyesuaikan layanan dengan kebutuhan nasabah yang beragam. Meski demikian, peralihan dari aplikasi lama ke sistem baru tidak selalu berjalan tanpa hambatan, sebab perbedaan tampilan, fitur, dan cara penggunaan menuntut penyesuaian dari nasabah.
Oleh karena itu, keberhasilan digitalisasi BSI tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya fitur atau kecanggihan teknologi. Kemudahan penggunaan, keamanan, familiaritas, dan kemampuan nasabah dalam beradaptasi juga perlu diperhatikan. Digitalisasi BSI melalui BYOND memang sudah memperluas layanan, tetapi kemudahan transaksi baru tercapai jika nasabah dapat beradaptasi dengan nyaman. Oleh sebab itu, pengembangan fitur perlu berjalan seiring dengan pendampingan bagi pengguna agar teknologi benar-benar menjawab kebutuhan mereka.
Sarah Mushlihah, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Tazkia University


