Dunia

“Board of Peace” Apanya? Genosida di Palestina Jalan Terus

×

“Board of Peace” Apanya? Genosida di Palestina Jalan Terus

Sebarkan artikel ini

Serangan pada Sabtu ini terjadi beberapa hari setelah Israel resmi bergabung dengan Board of Peace (Dewan Perdamaian) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump

GAZA, PALESTINA – Serangkaian serangan udara Israel menghantam Jalur Gaza, termasuk kamp pengungsian di Al Mawasi, Khan Younis, dan gedung apartemen di Gaza City, Sabtu (31/1/2026).

“Apartemen tempat tinggal, tenda, tempat penampungan, dan kantor polisi menjadi sasaran, yang mengakibatkan bencana kemanusiaan ini,” ujar juru bicara badan pertahanan sipil, Mahmud Bassal, Sabtu.

Menurut Pertahanan Sipil Palestina, berdasarkan data pada Sabtu pagi, serangan ini menewaskan 32 orang, sebagian besar adalah anak-anak dan perempuan.

Militer Israel mengeklaim, serangan udara itu dilakukan sebagai tanggapan atas pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas pada hari Jumat (30/1/2026).

Israel dan Hamas saling menuduh melanggar perjanjian tersebut. Serangan pada Sabtu ini terjadi beberapa hari setelah Israel resmi bergabung dengan Board of Peace (Dewan Perdamaian) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Pertumpahan darah terbaru ini terjadi setelah Israel mengumumkan akan membuka kembali penyeberangan Rafah yang penting antara Gaza dan Mesir pada Minggu untuk “pergerakan orang yang terbatas”.

“Dua puluh delapan orang telah ditemukan, seperempatnya adalah anak-anak, sepertiganya adalah perempuan, dan satu orang tua,” kata badan pertahanan sipil, pasukan penyelamat yang beroperasi di bawah otoritas Hamas, dalam sebuah pernyataan.

Mereka menambahkan masih ada orang yang hilang di bawah reruntuhan.

“Apartemen tempat tinggal, tenda, tempat penampungan, dan kantor polisi menjadi sasaran, yang mengakibatkan bencana kemanusiaan ini,” kata juru bicara badan tersebut, Mahmud Bassal, diberitakan AFP.

Satu serangan menghantam kantor polisi di distrik Sheikh Radwan di Kota Gaza, pusat kota terbesar di wilayah tersebut.

Direktorat Kepolisian Umum Gaza mengatakan tujuh orang tewas dalam serangan itu, sementara Bassal mengatakan korban tewas termasuk empat petugas polisi wanita.

“Korban tewas termasuk petugas dan personel polisi serta warga sipil yang berada di kantor polisi pada saat itu,” kata direktorat tersebut.

Sekitar selusin petugas pertolongan pertama bergegas ke gedung yang hancur dan menarik jenazah dari reruntuhan, lapor seorang jurnalis AFP.

Serangan Israel lainnya menghantam tempat penampungan di Al-Mawasi, sebuah daerah di Gaza selatan tempat puluhan ribu pengungsi Gaza tinggal di tenda dan tempat penampungan darurat.

Kepulan asap besar membubung di atas ribuan tenda yang didirikan rapat. Jumlah korban dari serangan ini masih belum diketahui.