Scroll untuk baca artikel
Health

Penanganan Fisioterapi pada Kasus Nyeri Punggung Bawah Akibat Spondylolisthesis: Laporan Kasus

×

Penanganan Fisioterapi pada Kasus Nyeri Punggung Bawah Akibat Spondylolisthesis: Laporan Kasus

Sebarkan artikel ini

Oleh Akbar Reza Nugraha, mahasiswa D4 fisioterapi di Universitas Binawan.

Rasa sakit punggung bawah (LBP) sering terjadi karena kondisi spondylolisthesis, yang menyebabkan rasa sakit, keterbatasan gerak, dan disabilitas. Terapi fisioterapi konvensional adalah pilihan utama untuk mengurangi gejala dan meningkatkan fungsi tubuh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas intervensi fisioterapi multimodal pada pasien dengan LBP dan spondylolisthesis. Penelitian berupa laporan kasus dilakukan pada seorang wanita berusia 59 tahun yang didiagnosis mengalami LBP dan spondylolisthesis. Pasien tersebut menjalani tiga sesi intervensi fisioterapi, yaitu inframerah (IR), short-wave diathermy (SWD), transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS), latihan fleksi William, latihan stabilitas inti, dan penguatan otot. Evaluasi dilakukan menggunakan skala rating numerik (NRS) untuk mengukur rasa sakit, goniometer untuk mengukur lingkar gerak sendi (LGS), manual muscle testing (MMT) untuk mengukur kekuatan otot, serta Oswestry Disability Index (ODI) untuk fungsi tubuh. Hasil terapi menunjukkan penurunan signifikan dalam rasa sakit, yaitu rasa sakit diam diangka 5 ke 1 dan rasa sakit saat bergerak dari angka 6 ke 3. Lingkar gerak punggung meningkat dari 70 derajat menjadi 85 derajat saat fleksi. Kekuatan otot punggung juga meningkat, yaitu pada otot fleksor dari angka 4 ke 5 dan otot ekstensor dari angka 3 ke 5. ODI menurun dari 55,5% (kategori disabilitas berat) menjadi 12% (kategori disabilitas minimal). Intervensi fisioterapi multimodal terbukti efektif dalam mengurangi rasa sakit, meningkatkan lingkar gerak sendi, kekuatan otot, serta fungsi tubuh pada pasien dengan LBP yang disebabkan oleh spondylolisthesis.