Opini

Seruan Jihad Akan Selamatkan Anak-anak Gaza dari Kekejaman Zionis Yahudi

×

Seruan Jihad Akan Selamatkan Anak-anak Gaza dari Kekejaman Zionis Yahudi

Sebarkan artikel ini

Oleh: Sri Nurwulan, Anggota Komunitas Muslimah Menulis (KMM) Depok

Biadab sepertinya kata yang terlalu halus untuk menggambarkan perilaku kejahatan para Zionis Israel. Bukan hanya orang dewasa yang dibantai mereka, anak-anak juga menjadi korban. Tidak hanya korban meninggal dunia bahkan menjadikan mereka yatim piatu.

Biro Statistik Pusat Palestina menyatakan Gaza sedang mengalami krisis, anak yatim terbesar dalam sejarah modern, dengan puluhan ribu anak kehilangan orang tua mereka karena serangan Israel yang sedang berlangsung. Dalam pernyataan yang dikeluarkan menjelang Hari Anak Palestina, yang diperingati 5 April, biro tersebut melaporkan 39.384 anak di Gaza telah kehilangan salah satu atau kedua orang tua setelah 534 hari serangan Israel di Jalur Gaza (Sindonews.com, 5/4/2025).

Sungguh ironi. Tengah terjadi narasi soal Hak Asasi Manusia (HAM) dan segala aturan Internasional serta perangkat hukum soal perlindungan dan pemenuhan hak anak. Nyatanya aturan-aturan tersebut tidak dapat menghentikan ataupun mencegah penderitaan anak-anak Gaza di Palestina.

Semestinya semua itu menyadarkan umat, tidak ada yang bisa diharapkan dari lembaga-lembaga Internasional dan aturan-aturannya untuk menyelesaikan masalah Palestina. Umat harus sadar, solusi dan masa depan Gaza ada di tangan kita sendiri, yaitu adanya kepemimpinan politik Islam atau Khilafah. Inilah yang semestinya sungguh-sungguh umat perjuangkan.

Dalam Islam, Khilafah berperan sebagai raa’in (pengurus) dan junnah (pelindung). Khilafah tidak akan membiarkan sedikitpun kezaliman terjadi pada umat. Hal ini sudah terbukti selama belasan abad, bahkan dalam kisah yang sering kita dengar mengenai tindakan Khalifah Al-Mu’tashim Billah untuk melindungi seorang budak Muslimah yang dilecehkan oleh orang Romawi dengan mengirimkan puluhan ribu pasukannya.

Itu merupakan gambaran, Khilafah mampu menjadi benteng pelindung yang aman serta mampu memberikan support system terbaik bagi tumbuh kembang anak sehingga mereka bisa menjadi generasi cemerlang pembangun peradaban emas dari masa ke masa.

Tentu saja perjuangan untuk kembalinya Khilafah Islam ini tidak hanya diemban oleh rakyat Palestina semata, tapi setiap umat wajib terlibat di dalamnya sebagai hujjah di hadapan Allah bahwa kita tidak berpangku tangan dan berdiam diri menyaksikan pembantaian orang tua dan anak-anak oleh zionis dan sekutunya.

Jika persoalan Palestina tuntas, maka tuntas pula persoalan anak-anak Gaza. Oleh karena itu, menjadi penting dan merupakan tanggung jawab seluruh Muslim mewujudkan persatuan umat Islam sedunia dalam kesatuan Khilafah yang akan menyeru jihad untuk memerangi dan mengusir Zionis Yahudi dari negeri Palestina. Sehingga anak-anak Palestina pun akan terselamatkan.[]