Artikel

Air sebagai Sumber Kehidupan

×

Air sebagai Sumber Kehidupan

Sebarkan artikel ini

DEPOKPOS – Sebagai zat dasar yang menjadi tumpuan kehidupan, air memang mempunyai peran yang sangat penting dan tidak tergantikan bagi kelangsungan dan fungsi ekosistem bumi. Karena di bumi ini semua makhluk hidup membutuhkan air untuk menjaga cairan tubuh agar tidak mengalami gangguan pada fungsi pencernaan dan penyerapan makanan, tanpa air kita juga bisa mengalami dehidrasi. Selain itu, air juga berperan dalam mengatur suhu di bumi. Air memiliki kemampuan yang sangat baik untuk menyerap dan mempertahankan panas. Sehingga sangat penting dalam menjaga iklim global dan lingkungan yang stabil.

Semua makhluk hidup di muka bumi akan mati dan bumi pun akan tampak gersang. Laut pun tiada dan bumi pun akan tampak kelihatan layu dan tidak segar sebagaimana mestinya bumi itu tampak segar yang kelihatan indah dan dipenuhi dengan warna kesegarannya. Air merupakan peran utama dan peran penting untuk seluruh kehidupan di alam semesta ini.

Sementara itu, manusia, hewan, dan tumbuhan tentu tak akan hidup ketika tidak ada air. Manfaat air bagi manusia termasuk kebutuhan untuk minum dan menjaga kesehatan tubuh. Manusia sendiri dianjurkan untuk mengonsumsi sekitar 2-2,5 liter air setiap hari. Sedangkan bagi hewan, air berperan sebagai lingkungan hidup atau bisa disebut sebagai habitat. Karena sebagian hewan hidup di dalam air dan pastinya semua hewan membutuhkan air agar tidak kekeringan. Pada tumbuhan air sangat bermanfaat untuk bertahan hidup karena tanpa air tumbuhan akan mengalami kekeringan.

Air sendiri memiliki banyak manfaat untuk kehidupan, karena 99 persen tubuh manusia membutuhkan air. Selain untuk ekosistem pertumbuhan makhluk hidup air juga sering digunakan manusia untuk mencuci, memasak, minum, mandi, dan membersihkan lingkungan sekitar. Sehingga dapat menjaga kebersihan diri juga dapat mencegah penyebaran penyakit. Selain itu, ketersediaan air yang cukup sangat sangat penting untuk keberlanjutan kehidupan satwa dan menjaga keseimbangan lingkungan.

Dampak yang disebabkan oleh air yang tercemar sangat merugikan semua makhluk hidup karena dapat mengandung banyak bakteri, virus, dan parasit. Jika air tersebut digunakan untuk minum dan beraktivitas sehari-hari dapat menyebabkan diare, keracunan, penyakit kulit, dan lain-lainnya. Sedangkan pada hewan yang bergantung pada air dapat membuat populasi hewan tersebut berkurang karena tercemarnya air yang biasanya disebabkan oleh manusia yang tidak bertanggung jawab pada keseimbangan ekosistem, baik itu hewan maupun tumbuhan. Karena itu, kita sebagai makhluk hidup senantiasa harus menjaga kebersihan air agar tidak terkena dampak yang merugikan manusia maupun makhluk hidup lainnya. Karena, dampak yang disebabkan dari tercemarnya air di lingkungan kita sangat merugikan.

Hal yang harus dilakukan untuk mencegah dampak tersebut dan agar air tetap bersih bisa kita lakukan dengan cara tidak membuang sampah ke sungai, mendaur ulang barang bekas untuk mengurangi limbah yang dibuang ke air, menjaga lingkungan agar tetap bersih, menanam pohon, tidak membuang bahan kimia sembarangan, tidak menebang pohon secara liar karena dapat merusak lingkungan dan menyebabkan banjir, melindungi sumber mata air dari bahan pencemar, menggunakan sistem pengolahan air dengan teknologi terbaik. Dengan cara tersebut dilakukan dengan baik ,maka air akan tetap terjaga bersih dan akan sangat aman untuk di gunakan di kehidupan sehari-hari tanpa rasa khawatir.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa tujuan mengapa kita harus menjaga air agar tetap bersih untuk menjaga kesehatan dan menjaga kelestarian lingkungan bagi makhluk hidup. Karena kita dapat menikmati kesegaran lingkungan kita yang sudah kita jaga dengan bersih, agar kita bisa menjalankan aktivitas kita dengan nyaman, tidak mudah terkena penyakit, dan juga bisa menguntungkan semua makhluk hidup baik manusia, hewan, dan tumbuhan, mencegah pencemaran dan juga mencegah kerusakan lingkungan kita ini. Dan kita harus bisa terus menjaganya dengan baik agar tidak saling merugikan antar makhluk hidup yang harus tetap dijaga populasinya agar tetap terus berkembang dengan baik tanpa merusak populasi makhluk hidup tersebut.

ADAM ADIPRAMANA HARTANTO
AKADEMI TEKNIK TIRTA WIYATA MAGELANG