Zenius Akhirnya Tutup Setelah 20 Tahun

DEPOKPOS – Zenius akhirnya mengambil langkah menghentikan operasi sementara. Jaringan lembaga bimbingan belajar milik Zenius, New Primagama, juga berhenti beroperasi.

Dalam email kepada mitra pemilik lokasi bimbel New Primagama, Co-founder Zenius Sabda Putra Subekti menyatakan operasi New Primagama dihentikan mulai 22 Januari 2024.

Hal ini mencakup penghentian semua layanan dan dukungan operasional dari manajemen pusat.

“Kami juga menyampaikan maaf dan terima kasih yang mendalam kepada Bapak/lbu cabang atas kepercayaan dan kerja sama yang telah diberikan, serta seluruh staf cabang New Primagama selama ini. Kami mengerti bahwa hal ini akan menimbulkan ketidaknyamanan dan kekecewaan bagi Bapak/ibu Cabang,” tulis Sabda Putra Subekti Co-founder Zenius dalam email kepada cabang New Primagama, Kamis (4/1/2024).

Sabda menyatakan lelanjutan kerja sama antara Zenius dan cabang New Primagama akan dijelaskan melalui pertemuan online yang akan dijadwalkan dalam waktu dekat.

BACA JUGA:  Lotte Land Sawangan Targetkan Serah Terima Dalam Dua Tahun

Zenius mengumumkan akuisis atas Primagama pada awal 2024. Setelah diakuisisi Zenius, Primagama melakukan rebranding menjadi New Primagama Powered by Zenius.

Namun, Zenius hari ini (Rabu, 5/1/2024), mengumumkan berhenti operasi sementara. Alasannya, adalah perusahaan menghadapi tantangan operasional.

Pendanaan terakhir diumumkan Zenius pada Maret 2022. Saat itu, Zenius mengumumkan pendanaan dari MDI Ventures, anak usaha dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Modal tambahan dari MDI menambah pendanaan yang dikumpulkan Zenius sejak berdiri menjadi US$ 40 juta (Rp 622 miliar).

MDI Ventures bergabung dengan investor sebelumnya termasuk Northstar Group yaitu perusahaan dana investasi milik Patrick Walujo, yang sekarang menempati posisi CEO GoTo. Kemudian, ada juga Alpha JWC, perusahaan modal ventura yang dipimpin oleh Chandra Tjan dan Jefrey Joe.

Zenius juga mendapatkan modal dari Openspace Ventures, Beacon Ventures, serta perusahaan investasi milik Kasikorn Bank asal Thailand.

BACA JUGA:  DBS Foundation Hibahkan Rp8,2 Miliar bagi Empat Organisasi asal Indonesia

“Kami mengambil langkah strategis untuk menghentikan operasi untuk sementara, tetapi kami menjamin bahwa kami tidak akan berhenti berusaha untuk menjalankan dan mewujudkan visi untuk merangkai Indonesia yang cerdas, cerah, asik,” tulis pernyataan resmi yang diterima media.

Isi email Zenius ke cabang New Primagama

Berikut isi lengkap email tersebut Sabda ke mitra New Primagama:

Kepada Bapak/lbu Cabang New Primagama,

Pada tahun 2022, Zenius Education telah
mengakuisisi Primagama bertransformasi menjadi New Primagama Powered by Zenius. Selama ini, kita telah berkolaborasi membangun visi bersama, menyediakan pendidikan berkualitas untuk siswa/i Indonesia.

Namun, dengan sangat menyesal, terhitung dari 22 Januari 2024, kami mengambil langkah sementara dengan menghentikan operasi untuk kembali dengan pendekatan yang lebih kuat di masa mendatang. Hal ini mencakup
penghentian semua layanan dan dukungan operasional dari manajemen pusat.

Kami juga menyampaikan maaf dan terima kasih yang mendalam kepada Bapak/lbu cabang atas kepercayaan dan kerja sama yang telah diberikan, serta seluruh staf cabang New Primagama selama ini.

Kami mengerti bahwa hal ini akan menimbulkan ketidaknyamanan dan kekecewaan bagi Bapak/ibu Cabang. Oleh karena itu, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk memastikan transisi yang lancar selama periode tersebut.

Kelanjutan kerja sama antara Zenius dan cabang New Primagama akan dijelaskan lebih lanjut melalui pertemuan online yang akan dijadwaikan dalam waktu dekat ini.

Kami harap bisnis Bapak/lbu cabang bisa terus berkembang dan bertumbuh untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Semoga pendidikan di Indonesia terus maju, melahirkan generasi yang cerdas cerah, dan asik.

Terima kasih
Sabda PS