Tekno  

Threads Raup 10 juta Pengguna dalam Waktu 7 Jam

DEPOKPOS – Aplikasi jejaring sosial Threads mendapatkan perhatian besar dari publik jagat maya lewat sebuah narasi yang sejak lama beredar mengenai kemungkinan aplikasi rekanan Instagram itu akan “membunuh” layanan jejaring percakapan lain, utamanya Twitter. Narasi itu muncul karena secara fungsi dan tampilan, Threads memiliki banyak kesamaan dengan aplikasi si burung biru.

Beberapa informasi yang beredar bahkan menyebutkan bahwa Instagram sengaja membajak para pekerja kreatif Twitter. Zuckerberg sendiri tak mau ambil pusing dengan informasi tersebut dan kecenderungan banyak pihak yang menganggap Threads adalah versi identik dari Twitter.

BACA JUGA:  HP Jenis Ini Tak Bisa WhatsApp Mulai 1 Maret 2024

Dia bahkan membanggakan keberhasilan Threads yang telah meraup sebanyak 10 juta pengguna yang mendaftar dalam waktu tujuh jam setelah peluncuran perdana. Lewat sebuah unggahan di akun Threads, Rabu, Zuckerberg menulis bahwa seharusnya ada sebuah aplikasi percakapan publik yang melibatkan lebih dari 1 miliar pengguna di dalamnya.

“Twitter memiliki kesempatan untuk melakukan hal itu, namun belum berhasil. Mudah-mudahan kami akan berhasil melakukannya,” Zuckerberg.

Di lain sisi, Musk telah mengubah sejumlah aturan di Twitter dengan mengutak-atik algoritma dan fitur lain, termasuk menerapkan batasan jumlah kicauan yang dapat dibaca. Belakangan hal itu memicu respons negatif dari banyak pengguna.

BACA JUGA:  Baterai Galaxy Fit3 Tahan Lama Sampai 13 Hari, Bisa Apa Saja Ya?

Mencermati hal tersebut, sejumlah perusahaan teknologi mencoba memanfaatkan gejolak yang terjadi pada Twitter dalam beberapa bulan terakhir. Threads terbukti lebih unggul karena mendapatkan sokongan dana besar dari Meta.

Selain itu, Threads memiliki basis pengguna Instagram yang sangat besar ,yaitu lebih dari dua miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia yang menjadi pijakan kekuatan dasar mereka.

BACA JUGA:  Baterai Galaxy Fit3 Tahan Lama Sampai 13 Hari, Bisa Apa Saja Ya?

Sementara itu, Elon Musk sempat mencuit di Twitter bahwa dia sama sekali tidak terkesan dengan kehadiran Threads dan mengklaim bahwa dia telah menutup akun Instagram miliknya.

“Menurut saya, lebih baik diserang oleh orang asing di Twitter daripada menikmati kebahagiaan palsu dan menyembunyikan rasa sakit di Instagram,” cuit Musk.