Scroll untuk baca artikel
Tekno

Perawatan AC Harus Rutin, Ini Bagian yang Sering Terabaikan

×

Perawatan AC Harus Rutin, Ini Bagian yang Sering Terabaikan

Sebarkan artikel ini

DEPOKPOS – Perawatan AC sebaiknya dilakukan secara berkala untuk menjaga performanya. Namun dalam praktiknya, masih ada komponen yang bertahun-tahun luput dari pengecekan. Bagian-bagian tersebut sering disepelekan, padahal dampaknya bisa berupa kerusakan tiba-tiba di kemudian hari.

Berikut adalah sejumlah komponen pada sistem pendingin yang layak dicermati lebih lanjut agar unit AC Anda tetap awet dan berfungsi maksimal.

Bersihkan Filter dan Unit AC secara Berkala

Filter adalah garda terdepan yang menangkap debu, bulu hewan peliharaan, dan partikel kotoran lainnya sebelum masuk ke sistem pendingin. Filter yang kotor memaksa komponen lain bekerja lebih berat, yang pada akhirnya mempercepat keausan.

Idealnya, filter dibersihkan setiap dua minggu sekali dengan cara disedot atau dibilas air mengalir, kemudian dikeringkan sebelum dipasang kembali.

Namun, perawatan AC paling mendasar itu tidak cukup hanya dengan membersihkan filter. Unit indoor dan outdoor juga perlu dibersihkan, terutama dari debu yang menempel di permukaan sirip evaporator dan kondensor.

Rutin membersihkan unit, setidaknya setiap bulan, menggunakan kuas halus atau kain sedikit basah, akan menjaga kelancaran aliran udara.

Periksa Saluran Pembuangan AC

Salah satu bagian yang paling sering terabaikan dalam perawatan AC adalah saluran pembuangan air kondensasi.

Jika saluran ini tersumbat, air tidak bisa mengalir dengan lancar dan akhirnya meluap kembali ke dalam unit indoor. Selain merusak dinding dan perabotan, kondisi ini juga dapat memengaruhi kualitas udara di ruangan Anda.

Memeriksa saluran pembuangan AC tergolong mudah. Perhatikan saja tetesan air dari selang AC di bagian luar rumah. Bila tetesan air berjalan normal, artinya lancar.

Jika tetesan sangat sedikit atau nihil, kemungkinan besar saluran mampet. Anda bisa melepas selang, lalu meniupnya atau menyemprot air bertekanan rendah supaya kotoran keluar.

Pastikan Isolasi Pipa Freon Tetap Baik

Isolasi pada pipa freon juga termasuk komponen yang paling jarang mendapat perhatian dalam perawatan AC.

Pipa yang menghubungkan unit indoor dan outdoor ini mengalirkan zat pendingin dalam suhu rendah. Fungsi isolasi pada pipa tersebut adalah melindungi pipa dari suhu lingkungan agar freon tetap dingin, sekaligus mencegah terbentuknya embun di permukaan pipa yang dapat merusak plafon atau dinding.

Jika isolasi terkelupas, pipa akan kehilangan kemampuan menahan suhu dingin dan memicu pengembunan berlebih yang pada akhirnya menetes dan merusak area sekitar.

Masalah terkait isolasi ini umumnya muncul setelah pemakaian bertahun-tahun. Apabila dibiarkan, kondisi ini dapat menurunkan performa AC. Yang paling parah adalah terjadinya korosi pada pipa tembaga akibat kelembapan terus-menerus.

Untuk memperbaiki isolasi yang rusak, gunakan material khusus sistem pendingin seperti Armaflex. Material ini memiliki struktur sel tertutup yang tahan terhadap kelembapan dan perubahan suhu, sehingga memberikan perlindungan maksimal bagi pipa freon.

Idealnya cek kondisi isolasi setidaknya tiga bulan sekali, terutama di bagian sambungan dan belokan pipa yang lebih rentan rusak.

Perawatan Berkala Membantu Menjaga Kinerja AC

Perawatan AC rutin wajib menjangkau semua komponen dalam sistem. Bila setelah pemeriksaan awal Anda menemukan indikasi rusak atau bocor, segera hubungi teknisi ahli.

Apabila dalam perbaikan tersebut dibutuhkan penggantian komponen, percayakan kebutuhan Anda pada produk yang terjamin mutunya. Mulai dari refrigeran, material isolasi, kompresor, hingga spare part lainnya, Polarin sebagai distributor terpercaya siap menyediakan lini produk berkualitas tinggi untuk Anda. Menggunakan perlengkapan dari distributor yang tepat adalah kunci utama untuk menjaga performa AC tetap prima dan berumur panjang.