Padmamitra Award 2022 Umumkan Pemenang dari 11 Kategori

DEPOKPOS – Kementerian Sosial bekerja sama dengan Forum CSR Indonesia melaksanakan Padmamitra Award 2022. Pemenang Padmamitra Award 2022 resmi diumumkan di Soehanna Hall, The Energy Building, Jakarta pada Rabu (5/7/2023) dan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin serta didampingi oleh Ketua Umum Forum CSR Indonesia, Mahir Bayasut.

Terdapat 11 kategori penghargaan antara lain, Pelestarian Lingkungan & Biodiversity (PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, PT Semen Padang, Adaro Energy Indonesia dan PT Eigerindo MPI), Ketunaan Sosial & Penyimpangan Perilaku (PT Pertamina Fuel Termial Parepare), Kebencanaan (PT Pertamina Geothermal Energy Area Ulubelu), Pengentasan Kemiskinan (PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Cilacap dan Petrosea Tbk), Keagamaan yang Inklusif (PT Kaltim Nitrate Indonesia).

Kemudian kategori Pemberdayaan & Pengentasan Disabilitas (PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Boyolali), Kesehatan (PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Jakarta dan PT PLN Indonesia Power Priok POMU), Pendidikan yang Berkualitas (PT Telkom Indonesia dan Sinar Mas Land), Ekonomi Digital (Tokopedia), Penanganan Keterpencilan (PT Paiton Energy) dan yang terakhir adalah kategori Kewirausahaan (PT Astra International Tbk, PT Vale Indonesia Tbk dan ExxonMobil Cepu Limited).

BACA JUGA:  DBS Foundation Hibahkan Rp8,2 Miliar bagi Empat Organisasi asal Indonesia

PLT Dirjen Dayasos Kementerian Sosial RI Beni Sujanto melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa Padmamitra Award sebagai bentuk apresiasi kepada dunia usaha meliputi Perusahaan Swasta, BUMN, dan BUMD yang telah berkontribusi terhadap kesejahteraan sosial di Indonesia.

“Kami berharap melalui Padmamitra Award, kegiatan CSR di seluruh Indonesia dapat lebih merata dan perusahaan dapat berkolaborasi pada Program PENA (Pahlawan Ekonomi Nusantara) yang merupakan program inisiasi dari Kementerian Sosial. PENA diselenggarakan dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat penerima bantuan sosial agar dapat mengembangkan kewirausahaan dengan memberikan bantuan usaha.” ujar Beni.

BACA JUGA:  Lotte Land Sawangan Targetkan Serah Terima Dalam Dua Tahun

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Padmamitra Award 2022, Rio Zakarias W. menambahkan bahwa, sebelumnya pada seleksi administrasi yang dilakukan oleh panitia pelaksana pada bulan September hingga Oktober 2022, terdapat 155 perusahaan yang mendaftar dari seluruh Indonesia.

Kemudian dari 155 peserta, sebanyak 69 perusahaan berhasil untuk ke tahapan selanjutnya, yaitu mengikuti seleksi wawancara oleh tim juri dari akademisi hingga profesional pada November 2022 di di Hotel Ashley, Jakarta. Selanjutnya dari 69 perusahaan yang telah mengikuti seleksi, akhirnya tim juri menetapkan sebanyak 20 perusahaan menjadi pemenang Padmamitra Award 2022 dari 11 kategori.

Tim juri yang terlibat antara lain, mantan Wakil Mendikbud yang kini menjabat sebagai Rektor YARSI Prof. Dr. Fasli Jalal, PhD., Direktur ISA Maria R. Nindita Radyati Ph.D, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Sosial Suryani S. Motik, Praktisi CSR dan Sustainability Amalia Yunita, dan Praktisi Sustainability Achmad Adhitya Ph.d, Jalal dan M Satria.

BACA JUGA:  Mengenal SGIE, Laporan Tahunan Ekonomi Halal Dunia

“Padmamitra Award 2022 memiliki unsur penting dalam pelaksanaannya yakni sebagai apresiasi atas kepedulian pelaku usaha terhadap penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Selain itu, terlaksananya Padmamitra Award 2022 adalah upaya menumbuhkan motivasi dan keteladanan di kalangan dunia usaha,” pungkas Rio.

Forum CSR Indonesia, merupakan organisasi sosial yang juga menjadi mitra strategis dari Pemerintah serta berbagai kalangan baik Dunia Usaha, BUMN, BUMD, Yayasan, Universitas dan NGOs yang dibentuk sebagai sebuah forum dalam rangka meningkatkan kepedulian, kemampuan, dan tanggung jawab dunia usaha dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial secara melembaga, berkelanjutan, efektif, dan masif.

Mewujudkan sinergitas peran dan tanggung jawab sosial organisasi (dunia usaha, lembaga kesejahteraan sosial, perguruan tinggi, masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat) dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang berkeadilan sebagai upaya percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.