Health  

Perbedaan Penyakit Lupus dan DBD

DEPOKPOS – Penyakit Lupus merupakan penyakit autoimun kronis yang disebabkan oleh peradangan di salah satu bagian tubuh, seperti kulit, sendi, ginjal, sampai otak. Penyakit lupus bisa menyerang semua kalangan tetapi lebih banyak menyerang wanita. Lupus terbagi menjadi 4 jenis, diantara nya : systemic lupus erythematosus (SLE), lupus pada kulit (cutaneus lupus), lupus akibat obat (drug induced lupus), dan lupus yang terjadi pada bayi baru lahir (neonatal lupus).

Gejala 

Penyebab dari penyakit lupus belom diketahui secara pastinya. Awal pemicu munculnya gejala lupus yaitu paparan sinar matahari, penyakit infeksi, Genetik, serta obat-obatan.
Gejala pada lupus dapat berbeda pada setiap penderitanya. Gejala umum pada penyakit lupus diantaranya, demam yang terus meningkat, sesak nafas, rambut rontok, sakit kepala, kejang, mata kering, dan jari kaki dan tangan memutih.

Cara Pencegahan Dan Pengobatan Pada Penyakit Lupus

BACA JUGA:  Usia Terlalu Muda atau Terlalu Tua Salah Satu Penyebab Risiko Kehamilan Tinggi

⦁ Pengobatan
Penyakit lupus tidak bisa disembuhkan. Cara pengobatan yang dilakukan untuk meredakan perkembangan.

⦁ Istirahat Dan Oahraga
Beristirahat dapat mengurangi rasa lelah, nyeri, serta peradangan. Sedangkan ber olahraga kekuatan otot terjaga, memperkecil sendi kaku.

⦁ Menghindari Sinar Matahari
Sinar matahri dapat menjadi luka bakar terhadap penderita penyakit lupus. Penderita penyakit lupus harus menghindari sinar matahari dari pukul 10.00-15.00.

⦁ Hindari Rokok
Asap rokok dapat memperparah jantung dan pembuluh darah.

⦁ Terapi Alternatif
Yoga dan meditasi bermanfaat untuk menjaga ketenangan dan mengurangi stress.

⦁ Pencegahan
Pencegahan tidak dapat dilakukan dengan total, namun dapat antisipasi dan menghindari gejalanya.

VIRUS DENGUE (DBD)

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan suatu penyakit yang dibawa oleh nyamuk yang sering terjadi di dalam daerah bercuaca tropis dan subtropis. Penyakit demam berdarah akan membuat si penderita nya nyeri hebat, demam berdarah juga dapat membuat komplikasi yang bisa dibilang cukup parah dan berpotensi kematian.

BACA JUGA:  Kenali Bahaya Minum Kopi Berlebihan

Penyebab Demam Berdarah Dengue

Penyakit demam berdarah dengue dapat ditularkan melalu nyamuk aedes aegepty, Nyamuk ini menularkan virus dengan cara menggigit dan menghisap kulit luar korban.

Nyamuk aedes aegepty mempunyai warna khas yang masyarakat dapat kenali yaitu hitam – putih (belang) dan fisiknya yang kecil terdapat di genangan air, seperti talang air, bak mandi, Got.

Tanda Dan Gejala Demam Berdarah Dengue

Fase Awal

⦁ Infeksi ini seperti penyakit FLU ringan yang mempunyai gejala seperti malaria, influenza, serta chikunguya. Yang gejala nya dapat diketahui, yaitu, demam, sakit kepala hebat, nyeri sendi serta otot, dan mual.

⦁ Demam yang terjadi selama 2 hingga 7 hari. Dengue dapat dibedakan menggunakan tes tourniquet. Test tourniquet merupakan test untuk meyakinkan atau menyatakan diagnosis penyakit DBD.

BACA JUGA:  Kenali Bahaya Minum Kopi Berlebihan

Fase Kritis

⦁ Mempunyai tanda-tanda yang menunjukkan muntah berkepanjangan, sakit perut yang tak henti, perubahan suhu hingga 37,5 – 38’C

⦁ Demam berdarah ini dapat menyebabkan manifestasi yaitu akan terjadi pandarahan dan kebocoran pada pembuluh darah.

Pencegahan Demam Berdarah Dengue

⦁ Menguras tempat penampungan air setidak nya 3x sehari.
⦁ Dapat mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah.
⦁ Fogging minimal 1 minggu.
⦁ Menanamkan tumbuhan pengusir nyamuk.
⦁ Hindari perilaku menggantung pakaian.
⦁ Hindari wilayah atau daerah yang sangat rentan terkena DBD.
⦁ Menggunakan autan atau lotion yang mengandung DEET tapi anak dibawah 2 tahun tidak boleh menggunakan DEET.

Siti Nur Aini
UNIVERSITAS BINAWAN