Lifestyle

Apa Itu Penyakit Lupus?

×

Apa Itu Penyakit Lupus?

Sebarkan artikel ini

DEPOKPOS – Penyakit Lupus ialah sejenis penyakit autoimun yang terjadi ketika sistem pertahanan tubuh menyerang jaringan dan sel yang sehat. Lupus menyebabkan kerusakan dan peradangan pada sel-sel tubuh. Biasanya, antibodi atau sistem kekebelan tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh dari berbagai sel yang tidak normal atau asing, sepeeti virus dan bakteri yang berotensi dapat menyebabkan penyakit. Namun pada penderita lupus, antibodi malah menyerang sel-sel sehat dalam tubuh lebih rentan terhadap infeksi atau peradangan.

PENYEBAB-PENYEBAB LUPUS

Faktor penyebab lupus pada umum nya adalah adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang menyrang sel atau jaringan sehat dalam tubuh. Adapun faktor penyebab lain yang mempengaruhi kondisi ini :

1. Faktor situasi (Lingkungan)
Situasi yang dapat meningkatkan resiko lupus adalah bahan berbahaya seperti merkuri, asap tembakau, dan larutan natrium silika. Beberapa bahan tersebut dapat memicu peradangan dan mendorong terbentuknya autoantibodi yang menyerang sel tubuh sendiri.

2. Faktor Hormon
Berdasarkan riset, wanita memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk terken lupus dibandingkan dengan pria karena produksi dan penggunaan zat kimia estrogen atau juga yang dikenal zat kimia “imuno-penguat”. Zat kimia tersebut meningkatkan kekuatan sistem kekebalan tubuh wanita. Akan tetapi, hal ini dapat menjad bumerang ketika antibodi berubah menjadi autoantibodi dan menyerang sel tubuh, sehingga resiko penyakit auto imun semakin tinggi.

3. Faktor Genetik
Aspek selanjutnya yang bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya lupus adalah faktor genetik atu keturunan. Sering kali individu yang memiliki keluarga yang terkena lupus menunjukan hasil yang positif pada tes DNA autoimun.

Ada beberapa jenis penyakit lupus yang di bedakan berdasarkan tipe gejala dan kondisi yang dialami :

1. Penyakit Lupus Eritematosus Sistemik (SLE)
SLE adalah jenis lupus yang paling sering dijumpai SLE dapat memengaruhi beberapa bagian tubuh, seperti ginjal, jantung, paru-paru, sistem syaraf, kulit, dan sendi. Gejala yang terjadi pada penderita SLE meliputi ruam kulit, peradangan pada sendi, pembengkakan di sekitar mata dan kaki, serta rasa lelah yang sangat.

2. Lupus Dermatitis ( Lupus kulit)
Tipe lupus ini dapat mengakibatkan pasiennya mengalami luka atau eksim pada kulit. Dimana kebanyakan adalah kulit anggota tubuh yang kerap terkena paparan sinar matahari, seperti muka, kuping, leher, serta kaki.

3. Lupus Neonatus
Lupus ini terjadi pada bayi pada bayi baru lahir dan termasuk jenis lupus yang jarang terjadi. Biasany jenis lupus ini disebabkan oleh keberadaan autoantibodi pada ibu yang kemudian di transfer kepada bayi melalui plasenta.

4. Lupus Induksi Obat
Jenis lupus yang satu ini dikenal sebagai lupus Eritematosus Induksi Obat (LEIO). Lupus ini disebabkan oleh konsumsi obat dalam jangka panjang. Beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan LEIO antara lain : obat darah tinggi, obat untuk aritmia,obat anti kejang, dan anti mikroba.

GEJALA PADA LUPUS

Apakah anda mengetahui bahwa lupus dikenal sebagai penyakit seribu wajah? Hal ini disebabkan oleh gejala-gejala yang serupa dengan penyakit lain. Namun terdapat tiga gejala utama yang umum yang dialami oleh penderita lupus, yaitu:

1. Rasa Sakit Pada Sendi.
Tanda pertama yang sering dialami oleh orang yang menderita lupus adalah rasa sakit pada sendi. Umumnya, rasa sakit ini terjadi pada tangan dan kaki. Rasa sakit tersebut bisa berpindah dari satu sendi kesendi lainnya. Sakit pada sendi hanya bersifat sementara. Artinya, gejala ini tidak akan menyebabkan kerusakan atau kecacatan permanen pada sendi.

2. Muncul Ruam Pada Kulit
Tanda-tanda selanjutnya yaitu muncul nya eksim yang menyebar diarea pipi dan batang hidung. Eksim yang menyebar tersebut memiliki bentuk yang menyerupai kupu-kupu sehingga dikenal dengan sebutan eksim kupu-kupu. Selain di area pipi dan batang hidung, eksim pada penderita lupus juga sering terjadi ditangan dan pergelangan tangan. Eksim akibat lupus dapat meninggalkan bekas dan bersifat permanen serta akan semakin parah jika terkena sinar matahari secara langsung.

3. Mudah Merasa Capek
Pasien lupus sering merasa capek bahkan setelah melakukan aktivitas sehari-hari yang ringan, seperti bekerja atau melakukan tugas rumah tangga. Kelelahan ini tidak hilang meskipun telah istirahat dengan cukup.

Fatharani Shabrina Nissa
Mahasiswa Keperawatan Universitas Binawan