oleh

WFH: Aman dari COVID-19, Rawan Diabetes

Oleh: Alya Pramesti Nurlitasari, Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Alya Pramesti Nurlitasari

Di awal tahun 2020, dunia digemparkan oleh munculnya sebuah wabah pneumonia baru bernama Coronavirus Disease 2019 atau biasa disingkat dengan COVID-19. Bermula dari penemuan kasus di Wuhan, China pada akhir tahun 2019, saat ini COVID-19 telah menyebar dengan sangat cepat ke lebih dari 190 negara dan teritori termasuk Indonesia. Penyakit ini dapat ditularkan melalui droplet yang disebarkan oleh pasien yang terinfeksi, kontak dengan sekresi pernapasan pasien, dan peralatan yang terkontaminasi droplet. Dalam rangka mencegah persebaran virus COVID-19, sejumlah perusahaan di Indonesia melaksanakan sistem bekerja dari rumah (Work From Home/WFH). Walaupun strategi ini dapat mencegah interaksi sosial antar masyarakat, namun pelaksanaan WFH dapat berpotensi menimbulkan beberapa masalah kesehatan baru bagi para pekerja, salah satu diantaranya adalah diabetes.

Diabetes merupakan suatu penyakit gangguan metabolik menahun yang dapat ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah. Diabetes juga dikenal dengan sebutan “mother of disease” karena penyakit ini merupakan induk dari penyakit-penyakit lainnya seperti stroke, hipertensi, penyakit jantung dan pembuluh darah, gagal ginjal, hingga kebutaan. Terdapat dua jenis faktor risiko yang dapat menyebabkan diabetes, yaitu faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi seperti umur, jenis kelamin, ras, etnik dan riwayat keluarga serta faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti berat badan lebih, aktivitas fisik, diet tidak sehat dan tidak seimbang.

Pelaksanaan WFH memang menyenangkan bagi sebagian besar orang, karena dengan bekerja dari rumah para pekerja tidak perlu menghadapi hiruk pikuk rutinitas kantor dan dapat bekerja dengan santai di sofa ruang keluarga. Namun di sisi lain, pelaksanaan WFH dapat mengubah gaya hidup para pekerja menjadi sedentari dan apabila disertakan pola makan yang kurang baik dapat berpotensi menyebabkan diabetes bagi para pekerja.

Maka dari itu, berikut terdapat beberapa tips sederhana yang dapat kita lakukan untuk menghindari penyakit diabetes selama menjalankan WFH, yaitu:

Kontrol berat badan

Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor risiko utama penyebab perkembangan resistensi terhadap insulin. Seseorang yang mengalami obesitas memiliki risiko 20 hingga 40 kali lebih tinggi untuk menderita diabetes dibandingkan dengan individu yang memiliki berat badan normal.

Perbanyak aktivitas fisik

Saat bekerja, para pekerja cenderung untuk hanya duduk di depan laptop selama beberapa jam. Perilaku sedentari tersebut apabila dilakukan dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kronis seperti diabetes. Untuk itu kita dapat melakukan aktivitas fisik sederhana di sela-sela waktu bekerja dengan berjalan mengelilingi rumah, naik turun tangga, hingga melakukan cardio ringan seperti melompat, burpees, maupun jumping jacks. Selain bermanfaat bagi kesehatan, meluangkan waktu selama lima menit untuk berjalan di sela-sela bekerja dapat menyenangkan suasana hati, meningkatkan kreativitas serta fokus para pekerja.

Makan makanan sehat

Be smart saat memilih jenis makanan yang akan dikonsumsi. Perbanyaklah buah, sayur, protein, dan karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan oatmeal. Hindari konsumsi makanan olahan seperti fast food, keju, keripik, dan makanan tinggi kadar gula dan lemak. Sama halnya dengan minuman, perbanyaklah konsumsi air putih dan hindari minuman yang tinggi kadar gula dan alkohol. Selain itu, kita juga perlu untuk memperhatikan porsi makan yang akan dikonsumsi. Pastikan kita mengonsumsi makanan dengan jumlah yang cukup dan tidak berlebih.

Luangkan waktu untuk berolahraga

Dengan berolahraga, kadar gula darah dapat terkontrol. Karena pada saat berolahraga, sel-sel dalam otot bekerja lebih keras sehingga membutuhkan gula dan oksigen yang lebih banyak untuk diubah menjadi tenaga. Selain itu, olahraga juga dapat membantu kerja insulin karena dengan mengalirnya kadar gula dalam darah ke dalam sel otot, maka kadar gula yang ada di dalam darah akan menurun sehingga kinerja insulin juga akan menjadi ringan.
Terdapat banyak jenis kegiatan olahraga yang dapat dilakukan di dalam rumah, seperti pilates, yoga, zumba, cardio hingga angkat beban. Selain itu, saat ini juga sudah banyak kelas olahraga yang dilaksanakan secara daring. Jadi sudah tidak ada alasan lagi untuk malas berolahraga ya!

Lima tips sederhana diatas dapat menjadi mudah untuk dilakukan apabila kita sudah memiliki keinginan untuk menjadi sehat. Diharapkan dengan melaksanakan tips diatas, selain terhindar dari COVID-19 kita juga dapat terhindar dari diabetes saat berada #dirumahaja.

 

Komentar