Pare adalah buah yang dihasilkan dari tumbuhan Momordica charantia. Sejumlah orang jamak mengolah pare untuk dihidangkan sebagai sayuran. Ada juga yang menggunakan manfaat pare sebagai obat tradisional untuk mengatasi sakit perut, demam, batuk kronis, nyeri haid, dan gatal-gatal. Tidak hanya itu, beberapa penderita diabetes mengkonsumsi pare dengan menghaluskannya alias dibuat jus untuk menurunkan kadar gula darah.
Melansir Diabetes.co.uk, pare sering digunakan sebagai obat herbal untuk penyakit diabetes tipe 2 karena mengandung beberapa zat antidiabetes. Di antaranya charanti yang memiliki efek samping menurunkan kadar gula darah, vicine, dan senyawa mirip insulin yang dikenal sebagai polypeptide-p.
Pare juga mengandung lektin yang bisa mengurangi konsentrasi gula darah. Cara kerja lektin, bisa menekan nafsu makan dengan mengendalikan jaringan perifer di otak.
Lektin dianggap sebagai faktor utama yang bertanggung jawab menurunkan kadar gula darah setelah mengonsumsi pare.
Sebagai buah yang memiliki sifat sayuran, pare memiliki sejumlah nutrisi, yakni: Vitamin C, A, E, B-1, B-3, dan B-9 Mineral kalium, kalsium, zinc, magnesium, fosfor, zat besi Antioksidan fenol, flavonoid, dan lainnya.
Sedangkan konsumsi pare berlebihan bisa menyebabkan diare, muntah, sakit perut, dan masalah pencernaan lain. Batasi konsumsi pare maksimal dua buah pare per hari. (Kevin)
