oleh

Hati-Hati Bang Ojek..

-Feature-571 views
Ilustrasi. (istimewa)
Ilustrasi. (istimewa)

Bang Ojek, lain kali hati-hati kalau sedang berkendara ya. Jangan sambil lihat HP begitu dong… kalau kecelakaan bagaimana? Bukan hanya Abang yang rugi nanti, orang lain juga bisa mati.

Bang, punya keluarga ‘kan di rumah? Kalau belum punya anak setidaknya ada istri, kalaupun tidak ada istri, ada orangtua, dan jika memang orang tua sudah tiada, setidaknya masih sayang diri sendiri bukan?

Abang memang lihat apa sih? Terima pesanan? Lihat peta? Atau sekadar lihat HP saja? Apapun itu, tetap saja bahaya bukan, Bang?

“Sebenarnya tidak boleh seperti itu, bahaya. Kalau memang mau terima pesanan atau lihat peta, sebaiknya menepi dulu.” Kata Diana Sintawati, pengendara Grab Bike yang kuwawancarai. Tuh, Bang, temannya saja bilang sebenarnya tidak boleh.

“30 persen kecelakaan disebabkan menggunakan handphone. Itu data di 2010,” kata Ipung Purnomo, Kasat Patwal Polda Metro Jaya AKBP. Itu Pak Polisi yang bicara loh, Bang. Dia juga bilang kalau setiap hari, sekitar 3 orang meninggal, kalau setahun kurang lebih 1000 orang. Abang mau jadi salah satunya?

Undang-Undang No. 22 tahun 2009 Tentang Lalu-Lintas Dan Angkutan Jalan Pada Pasal 283 menyebutkan:

“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).” Masih mau macam-macam, Bang?

Sudah beberapa kali kulihat, pengemudi ojek online berkendara sambil melihat HPnya. Sebagian di daerah Depok, dan sisanya di sekitar Jakarta Selatan. Heran sekaligus bingung aku melihatnya, mungkinkah mereka sudah tidak sayang nyawa?

Sebenarnya bukan hanya untuk Abang Ojek Online saja, hal ini juga harus kita ingat baik-baik. Berkendaralah dengan aman, karena kecelakaan bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga orang lain.

Brian Hikari Janna

Komentar

Berita lainnya