<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Priguna Anugerah Pratama &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/priguna-anugerah-pratama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 05:06:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/w_32,h_32,c_fill,g_auto/f_webp,q_auto:low/v1787875280/cropped-depokpos/cropped-depokpos.jpg?_i=AA</url>
	<title>Priguna Anugerah Pratama &#8211; DEPOK POS</title>
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polda Jabar Buka Hotline Korban Pemerkosaan Dokter Priguna</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/04/polda-jabar-buka-hotline-korban-pemerkosaan-dokter-priguna/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2025 05:06:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Priguna Anugerah P]]></category>
		<category><![CDATA[Priguna Anugerah Pratama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=85565</guid>

					<description><![CDATA[Masyarakat yang merasa pernah menjadi korban bisa menghubungi nomor 081385405955]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Masyarakat yang merasa pernah menjadi korban bisa menghubungi nomor 081385405955</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Polda Jawa Barat membuka hotline pengaduan bagi masyarakat yang pernah menjadi korban pemerkosaan dokter Priguna Anugerah Pratama.</p>
<p>Dari hasil penyidikan, sejauh ini ada 3 orang yang pernah menjadi korban.</p>
<p>&#8220;Sudah kita buka hotline pengaduan,&#8221; kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Surawan, dilansir Kumparan, Minggu (13/4).</p>
<p>Surawan mengungkapkan, masyarakat yang merasa pernah menjadi korban bisa menghubungi nomor 081385405955.</p>
<p>&#8220;Apabila masih ada korban silakan lapor ke Polda secara langsung atau melalui hotline, bisa juga melaporkan ke RSHS,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Priguna merupakan dokter peserta Program Pendidikan Spesialis (PPDS) di RSHS. Dia diduga telah memperkosa 3 orang, dua di antaranya merupakan pasiennya, satu korban lainnya merupakan keluarga pasien.</p>
<p>Priguna menggunakan modus bius untuk memperkosa korban-korbannya. Polisi menyebut ia diduga punya kelainan seksual yakni fetish terhadap orang pingsan, atau yang dikenal dengan istilah Somnophilia.</p>
<p>Surat izin praktik Priguna pun sudah dicabut. Ia tidak bisa praktik seumur hidup. Ia juga telah dikeluarkan dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Unpad.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640/v1634025439/01jrcy2cn8xft17ten5hcdtv7q.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RSHS Bandung Masih Belum Minta Maaf ke Korban Pemerkosaan Dokter Priguna</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/04/rshs-bandung-masih-belum-minta-maaf-ke-korban-pemerkosaan-dokter-priguna/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 06:13:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Priguna]]></category>
		<category><![CDATA[Priguna Anugerah Pratama]]></category>
		<category><![CDATA[RSHS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=85477</guid>

					<description><![CDATA[Alih-alih permohonan maaf, bahkan kata Agus, petugas keamanan rumah sakit malah melontarkan ucapan yang tidak pantas kepada korban setelah kejadian tragis itu]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Alih-alih permohonan maaf, bahkan kata Agus, petugas keamanan rumah sakit malah melontarkan ucapan yang tidak pantas kepada korban setelah kejadian tragis itu</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Pihak keluarga korban kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh dokter residen anestesi Universitas Padjadjaran di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyayangkan karena pihak rumah sakit masih juga belum menyampaikan permintaan maaf atas tindakan pelaku, Priguna Anugerah Pratama.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini dari pihak rumah sakit belum ada pernyataan belasungkawa (untuk) ayah saya, pernyataan maaf terhadap adik saya sebagai korban (pemerkosaan),&#8221; kata Agus, kakak ipar korban, yang dilansir pada Jumat, 11 April 2025.</p>
<p>Alih-alih permohonan maaf, bahkan kata Agus, petugas keamanan rumah sakit malah melontarkan ucapan yang tidak pantas kepada korban setelah kejadian tragis itu.</p>
<p>&#8220;Ini satu bentuk koreksi besar untuk rumah sakit, setelah kejadian masih ada tindakan pihak keamanan yang belum mencerminkan pihak keamanan, terlepas itu oknum atau bukan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="size-full aligncenter" src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2025/04/09/67f6724a769d0-tampang-dokter-ppds-unpad-yang-perkosa-keluarga-pasien-di-gedung-rshs-bandung_665_374.jpg" /></p>
<p>Agus berharap pihak manajemen RSHS dapat segera melakukan pembenahan secara menyeluruh. Ia tidak ingin kejadian serupa menimpa pasien lain di masa mendatang.</p>
<p>&#8220;Terlepas dari permintaan maaf, ini satu bentuk koreksi untuk rumah sakit supaya memperbaiki semua karyawan dan semua kinerja karyawan itu benar-benar dikontrol dengan baik, supaya pasien lain enggak mengalami kejadian seperti ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh Priguna diduga terjadi pada tanggal 18 Maret 2025. Modusnya, pelaku menyuntik korban hingga tidak sadarkan diri sebelum melakukan tindakan keji tersebut. Polisi kini mengungkap bahwa ada dua korban lainnya yang juga menjadi sasaran.</p>
<p>Sejak tanggal 23 Maret 2025, Priguna resmi ditahan dan dinyatakan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan Pasal 6 C dari Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 mengenai Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), yang membawa ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://assets.ntvnews.id/crop/0x0:0x0/690x388/photo/2025/04/09/3395225825.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Parah! Korban Predator Berbaju Dokter Ternyata Tak Cuma Seorang</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/04/parah-korban-predator-berbaju-dokter-ternyata-tak-cuma-seorang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 07:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[PPDS]]></category>
		<category><![CDATA[Priguna Anugerah Pratama]]></category>
		<category><![CDATA[RSHS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=85442</guid>

					<description><![CDATA[Sejauh ini ada 3 korban. Satu keluarga pasien berusia 21 tahun, dan dua orang pasien yang belum diperiksa kepolisian]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Sejauh ini ada 3 korban. Satu keluarga pasien berusia 21 tahun, dan dua orang pasien yang belum diperiksa kepolisian</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Priguna Anugerah Pratama (31) telah ditahan di Polda Jabar karena memperkosa pasien dan keluarga pasien di RSHS Bandung. Para korbannya masih trauma.</p>
<p>Sejauh ini ada 3 korban. Satu keluarga pasien berusia 21 tahun, dan dua orang pasien yang belum diperiksa kepolisian.</p>
<p>&#8220;(Korban) masih trauma, tapi sudah diberikan bantuan trauma healing,&#8221; kata Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan kepada wartawan, Kamis (10/4).</p>
<p>Sebelumnya, Surawan juga menyebut korban mengalami sakit setelah buang air kecil.</p>
<p>Ia menambahkan, ada peluang korban masih akan terus bertambah. Surawan pun mengimbau bagi yang menjadi korban untuk segera melapor.</p>
<p>&#8220;Kita sangat terbuka manakala ada korban-korban lain yang akan mengungkapkan, mungkin dia sebagai korban atau pernah dihubungi oleh pelaku yang kemudian tidak terjadi peristiwanya kita akan tampung,&#8221; kata dia.</p>
<p>&#8220;Silakan kalau ada masyarakat yang menjadi korban, bisa datang ke polda atau rumah sakit,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Priguna menggunakan modus bius untuk memperkosa korban-korbannya. Polisi menyebut ia diduga punya kelainan seksual yakni fetish terhadap orang pingsan.</p>
<p>Surat izin praktik Priguna pun sudah dicabut. Ia tidak bisa praktik seumur hidup. Sementara untuk pidananya, Priguna terancam 12 tahun penjara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://asset-2.tstatic.net/suryamalang/foto/bank/images/Biodata-Priguna-Anugerah-Dokter-PPDS-Unpad-Setubuhi-Anak-Pasien-Punya-Istri-Ada-Kelainan-Seksual.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dokter Priguna Ternyata Punya Kelaninan Seksual, Pantas jadi Predator Seks</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/04/dokter-priguna-ternyata-punya-kelaninan-seksual-pantas-jadi-predator-seks/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 02:40:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Predator Seks]]></category>
		<category><![CDATA[Priguna Anugerah P]]></category>
		<category><![CDATA[Priguna Anugerah Pratama]]></category>
		<category><![CDATA[RSHS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=85427</guid>

					<description><![CDATA[Dokter tersangka pemerkosaan anak perempuan pasien RSHS Bandung, ternyata diketahui punya kelainan seksual]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Dokter tersangka pemerkosaan anak perempuan pasien RSHS Bandung, ternyata diketahui punya kelainan seksual</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Dokter residen PPDS Priguna Anugerah Pratama (31 tahun), tersangka pemerkosaan anak perempuan pasien RSHS Bandung, ternyata diketahui punya kelainan seksual.</p>
<p>Hal tersebut diungkap Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan. Diketahui Priguna telah menikah tapi belum memiliki anak.</p>
<p>&#8220;Fantasinya senang melihat orang yang pingsan,&#8221; ucap  Surawan, Kamis (10/4).</p>
<p>Surawan menjelaskan dia melakukan kekerasan seksual pada korbannya, putri pasien di RSHS yang berusia 21 tahun, di sebuah ruangan Gedung MCHC lantai 7 RSHS Bandung, pada 18 Maret dini hari.</p>
<p>Gedung tersebut merupakan bangunan baru dan dan belum beroperasi.</p>
<p>Saat melakukan kejahatannya, Surawan menyebut tersangka telah membawa kondom.</p>
<p>Pihaknya telah mengamankan benda tersebut dengan sperma yang terdeteksi dan telah dibekukan guna pengujian serta tes DNA.</p>
<p>Adapun kejadiannya bermula saat korban menemani ayahnya yang tengah dalam kondisi kritis dan memerlukan transfusi darah.</p>
<p>Tersangka meminta korban untuk pengecekan darah buat keperluan penanganan ayahnya.</p>
<p>Namun itu ternyata dalih belaka. Tersangka membius korban dan melakukan pemerkosaan terhadap korban.</p>
<p>&#8220;(Korban) enggak tahu tujuannya (pelaku) apa-apa, kemudian (korban) dibawa ke ruang yang baru,&#8221; kata Surawan.</p>
<p>Adapun tentang kondisi korban sendiri, Surawan bilang saat ini telah membaik namun masih mengalami trauma.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/Dokter-Priguna-OK_.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
