F-35 adalah keluarga pesawat tempur multiperan siluman berkursi tunggal, bermesin tunggal, segala cuaca, buatan Amerika Serikat
TEHERAN – Media Iran, Mehr News, melaporkan pada Senin (16/6/2025), Iran berhasil menghancurkan jet tempur F-35 Israel lainnya. Menurut portal berita tersebut, pertahanan udara Iran di Tabriz menembak jatuh jet tempur F-35 Israel lainnya.
Ini menjadi jet tempur F-35 Israel keempat yang ditembak jatuh oleh Iran. Sebelumnya, Komandan Pangkalan Pertahanan Udara Khatam Al-Anbiya mengumumkan bahwa dalam satu jam terakhir, sepuluh pesawat militer musuh Israel ditembak jatuh di berbagai wilayah negara itu, lapor laman berita Iran Mehr News, Sabtu (14/6/2025).
Dilansir dari berita terpisah, Komandan polisi perbatasan Iran mengungkapkan, pasukan Iran telah menembak jatuh 44 pesawat nirawak dan quadcopter militer Israel di sepanjang perbatasan selama 48 jam terakhir, lapor Presstv.ir
Brigadir Jenderal Ahmad-Ali Goudarzi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Ahad (15/6/2025), drone militer tersebut berusaha menerobos wilayah udara Iran di beberapa wilayah perbatasan. Serangan mereka terdeteksi dan dihancurkan oleh penjaga perbatasan.
Ia juga menegaskan kembali bahwa pasukan Iran tetap sepenuhnya siap untuk mengendalikan dan mengamankan perbatasan negara. Dia mengingatkan, setiap penyusupan oleh kelompok teroris, geng bersenjata, atau elemen musuh akan ditanggapi dengan respons yang cepat dan kuat.
Sistem pertahanan udara Iran sebelumnya dilaporkan berhasil menembak jatuh dua pesawat super canggih Israel, F-35. Ini merupakan jet tempur terbaik yang dimiliki IDF.
Kantor berita IRNA membenarkan hal tersebut. Militer Iran menangkap seorang pilot wanita Israel yang kini menjalani investigasi lebih lanjut. Berikut ini adalah profil pesawat super canggih buatan Amerika itu.
F-35 adalah keluarga pesawat tempur multiperan siluman berkursi tunggal, bermesin tunggal, segala cuaca, buatan Amerika Serikat.
Kemampuan siluman pada F-35 merujuk pada kemampuannya untuk mengurangi atau menghindari deteksi oleh radar musuh. Hal ini dicapai melalui desain pesawat yang aerodinamis, penggunaan material penyerap radar (RAM), dan konfigurasi internal untuk senjata dan tangki bahan bakar.
Tujuan pembuatannya untuk melakukan misi superioritas udara dan serangan. F-35 juga mampu memberikan kemampuan peperangan elektronik dan intelijen, pengawasan, dan pengintaian.