DEPOKPOS – Pada era kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) saat ini, anak-anak semakin dihadapkan dengan berbagai macam media digital yang dapat merangsang imajinasi mereka. Namun, di sisi lain, penggunaan media digital secara berlebihan juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi perkembangan anak, seperti kecanduan, menurunnya kreativitas, dan berkurangnya interaksi sosial.
Kerajinan tangan pipe cleaner merupakan salah satu kegiatan yang dapat membantu meningkatkan imajinasi anak. Pipe cleaner adalah kawat lentur yang terbuat dari plastik atau PVC. Kawat ini dapat dibentuk menjadi berbagai macam bentuk, seperti hewan, tumbuhan, benda-benda sehari-hari, dan sebagainya.
Kegiatan kerajinan tangan pipe cleaner dapat merangsang imajinasi anak dengan cara mengajak mereka untuk berpikir kreatif dalam merancang bentuk-bentuk yang akan dibuat. Selain itu, kegiatan ini juga dapat membantu meningkatkan keterampilan motorik halus anak.
Selain meningkatkan imajinasi, kegiatan kerajinan tangan pipe cleaner juga dapat memberikan potensi ekonomi dan kreatif bagi anak. Anak-anak dapat menjual hasil kerajinan tangan mereka kepada teman, keluarga, atau masyarakat umum. Hal ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi anak dalam mengembangkan keterampilan berwirausaha dan berbisnis.
Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) yang dilaksanakan pada tanggal 16 November 2023 bertempat di Yayasan Pembangunan Masyarakat Sejahtera (YPMS) Kedaung, Pamulang, dihadiri oleh Ibu Rita, S.Pd.I selaku Kepala TK Islam Pamastra serta diikuiti oleh 16 siswa dan siswi TK Islam Pamastra.
Kegiatan ini dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Pamulang Prodi Akuntansi S1, Fakultas Ekonomi dan Bisnis diantaranya, Ananda Reneisha Putri Wibowo, Arista Nurbari, Ade Kurnia wati, Putri Lusiana Dewi, dibawah bimbingan Ibu Asih Handayani S.E, M.Ak. selaku Dosen Universitas Pamulang.
Tujuan kami dari kegiatan PKM ini yaitu meningkatkan kreativitas anak serta menjelajahi potensi ekonomi dari sebuah kerajinan tangan pipe cleaner, sehingga mereka dapat mengetahui bahwa kerajinan tangan yang dihasilkannya memiliki potensi ekonomi.
Pada kegiatan ini, kami membantu peserta untuk membuat kerajinan tangan pipe cleaner. Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini karena mereka dapat memilih dan berkreasi berbagai macam kerajinan tangan pipe cleaner yang ingin mereka buat. Peserta juga terlihat senang dan bangga dengan hasil kerajinan tangan mereka.
Beberapa hasil kerajinan tangan yang dibuat oleh peserta berupa hewan, seperti kupu-kupu dan laba-laba. Tumbuhan, seperti bunga dan daun. Aksesoris seperti cincin.
Sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang, kami memiliki harapan bahwa dari kegiatan PMKM ini dapat melatih dan meningkatkan jiwa kreatif anak dalam berkreasi serta menyadarkan bahwa setiap kreasi kerajinan tangan yang dihasilkan dapat dijual sehingga anak tersebut dapat terus berkreasi namun mereka juga mendapatkan keuntungan dari penjualan kerajinan tangan yang dibuatnya.
Putri Lusiana Dewi, Mahasiswa Universitas Pamulang
